detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 16 Feb 2021 17:14 WIB

Cerita Paulina: Dari Fesyen ke ONE Championship

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Paulina Purnomowati Paulina Purnomowati beralih ke dunia bisnis ONE Championship dari fesyen (dok.ONE Championship)
Singapura -

Indonesia punya satu wakil di The Apprentice: ONE Championship Edition Paulina Purnomowati. Bagaimana cerita Paulina yang tiba-tiba banting setir, dari fesyen ke dunia bisnis?

Paulina adalah salah satu dari 16 kontestan yang tampil di The Apprentice: ONE Championship, program terbaru dari Presiden sekaligus CEO Chatri Sityodtong. The Apprentice: ONE Champioship Edition akan terdiri dari 13 episode.

Kompetisi bisnis dalam reality show ini akan fokus pada berbagai masalah dan industri dunia nyata. Tak cuma itu, para peserta nantinya juga akan merasakan bagaimana terjun di dunia olahraga tarung bebas.

Paulina berani menjajal ajang ini mengingat dia punya gelar MBA dalam Bisnis Internasional & Pemasaran dari Northeastern University di Boston. Dengan gelar tersebut Paulina punya banyak pengalaman di berbagai perusahaan raksasa internasional yang bergerak di bidang fesyen seperti Country Head Indonesia di Global Brands Group Asia, Country Manager di Inditex Indonesia, dan Country Manager Indonesia di Valiram Group.

Meski sudah mendapat posisi yang terbilang nyaman di perusahaan, Paulina rupanya tidak puas dan itulah yang mendorongnya terjun ke ONE Championship: The Apprentice ini.

"Berpartisipasi di 'The Apprentice' bagi saya seperti melempar koin ke udara dan melihat kemungkinan apa yang akan terjadi. Itu adalah keputusan yang sangat cepat bagi saya. Ketika peluang besar tiba, dan Anda tahu Anda akan mendapatkan lebih banyak darinya, Anda tidak perlu berpikir dua kali. Anda akan mengambilnya, melakukan yang terbaik dan belajar yang terbaik darinya. Itulah arti hidup, pertumbuhan yang konstan," ujar Paulina dalam rilis kepada detikSport.

"Melangkah ke 'The Apprentice: ONE Championship Edition' bagi saya seperti melangkah ke dalam hutan belantara yang gelap tanpa peta atau GPS, hanya saya dengan kekuatan dan otak saya sendiri untuk menaklukkannya. Anda tidak tahu binatang atau rintangan apa yang akan Anda hadapi di hutan itu, tetapi Anda hanya tahu bahwa
Anda harus berani menghadapinya atau mengatasinya," tambah Paulina.

Paulina bersama 15 kandidat yang dipilih bertarung mendapatkan tawaran pekerjaan senilai 250 ribu dola AS. Melihat kembali ke belakang, dia tidak menyesal dengan keputusannya untuk bergabung dengan acara tersebut.

"Industri fashion adalah industri yang bergerak sangat cepat dengan adrenalin setiap hari. Setiap hari selalu merupakan hari baru dengan tantangan baru. Tapi 'The Apprentice' berada di level yang sangat berbeda. Saya merasa otak saya sedang retak untuk menyerap hal-hal yang saya pikir sudah saya ketahui. Itu adalah perasaan terbesar ketika saya belajar sesuatu yang baru, terutama pada tahap karir profesional saya saat ini," paparnya.

"Saya menyadari bahwa hidup ini terlalu besar dan menakjubkan untuk tidak dieksplorasi di luar zona nyaman Anda. Jadi, dunia fashion adalah zona nyaman saya, dan saya selalu berada di area itu dalam karier saya bersama dengan gaya hidup, kecantikan, dan ritel. Namun berpegang teguh pada satu keahlian tertentu berarti menjauhkan diri Anda dari pertumbuhan dan pembelajaran. Bagi saya, hidup adalah perjalanan belajar yang konstan," tutup Paulina Purnomowati.

Saksikan juga 'Liverpool Terpuruk, Klopp: Saya Tak Butuh Istirahat':

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com