Mantan Petinju Ini Tewas di Medan Perang Rusia Vs Ukraina

Yanu Arifin - Sport
Sabtu, 28 Mei 2022 11:15 WIB
SHEFFIELD, ENGLAND - MAY 01: A detail shot of Anthony Joshuas fist is seen as he tapes up prior to a training session during the Anthony Joshua Media Day at the English Institute of Sport on May 01, 2019 in Sheffield, England. (Photo by Alex Livesey/Getty Images)
Foto: Getty Images/Alex Livesey
Cherkasy -

Oleg Prudky menjadi salah satu korban di medan perang Rusia vs Ukraina. Mantan juara tinju amatir Ukraina itu tewas.

Dilansir Daily Mail, Prudky, menjadi korban peperangan saat berusaha mempertahankan tanah air Ukraina dari invasi Rusia. Petinju berusia 30 tahun itu tewas.

Kabar duka itu diumumkan Federasi Tinju Cherkasy. Oleg Prudky dinyatakan tewas dalam medan perang.

"Tragedi lain dalam keluarga tinju kami. Salah satu petinju terbaik wilayah Cherkasy, Oleg Prudky, meninggal," tulis pernyataan federasi.

"Keluarga tinju wilayah Cherkasy menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan teman-teman. Beristirahat dalam damai!" tulisnya.

Kemudian, Federasi Tinju Ukraina membenarkan kabar itu. Mereka memberi kabar sedih jika Oleg Prudky meninggal dunia.

"Kami sedih untuk mengumumkan bahwa master olahraga kelas tinju internasional, juara Ukraina Oleg Prudky, tewas dalam pertempuran dengan penjajah Rusia," tulis federasi.

Oleg Prudky mengakhiri karier amatirnya pada tahun 2015, dengan rekor 17-14, termasuk 12 kemenangan beruntun dari September 2013 hingga Januari 2015. Prudky juga sempat dipanggil ke kejuaraan dunia semi pro Otamans, ajang yang juga sempat diikuti Vasyl Lomachenko dan Oleksander Usyk.

Pada 2022, Oleg Prudky turun ke medan perang untuk menghadapi Rusia. Sampai akhirnya, ia meninggal dunia dalam mempertahankan negaranya.

(yna/mrp)