ADVERTISEMENT

Kisah Schumi Menjadi Sopir Taksi

- Sport
Rabu, 12 Des 2007 00:18 WIB
Coburg - Apa jadinya jika skill membalap mobil F1 Michael Schumacher disalurkan di sebuah taksi? Yang pasti, sang sopir menyebutnya luar biasa.

Ya, Schumi secara tidak terduga menjadi seorang sopir taksi untuk beberapa saat pada hari Sabtu (8/12/2007). Ia mengambil alih rutinitas Tuncer Yilmaz, seorang sopir taksi di Coburg, sebuah kota di selatan Jerman.

Alasan Schumi menjadi sopir taksi dadakan ini untuk mengejar pesawat yang akan ditumpanginya. Bisa disimpulkan bahwa Schumi, yang saat itu bersama istri dan anaknya, mengalami keterlambatan waktu untuk tiba di bandara.

Setelah bernegosiasi dengan Yilmaz, Schumi pun mengambil alih kemudi dan menggeber taksi dari sebuah desa di Gehuelz, yang jaraknya sekitar 30 km dari bandara. Di bangku penumpang, duduk Yilmaz dan keluarga Schumi, plus seekor anjing jenis Australian Shepherd bernama Ed.

"Saya duduk di bangku penumpang, cukup aneh jika melihat rutinitas saya, tapi dengan Schumi di belakang kemudi taksi saya sungguh luar biasa," ungkap Yilmaz kepada Muenchner Abendzeitung.

"Ia menyetir dengan kecepatan tinggi di tiap tikungan dan menyalip di tempat yang tidak bisa dipercaya," imbuhnya seperti diberitakan AFP, Rabu (12/12/2007).

Dan Yilmaz tidak mendapat pengalaman langka itu saja. Selain merasakan bagaimana hebatnya Schumi di belakang kemudi, Yilmaz juga mendapat bayaran melimpah atas apa yang seharusnya dilakukannya, yaitu 100 euro (sekitar Rp 1,36 juta). Padahal argo taksi tersebut menunjukkan harga 60 euro.

Apa yang diungkapkan Yilmaz itu bukannya cerita bohong, karena beberapa waktu kemudian Sabine Kehm, yang merupakan jurubicara Schumi, membenarkan berita tersebut. Sayangnya Yilmaz tidak kepikiran membuat catatan waktu resmi atas aksi Schumi itu.

(ian/key)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT