Vitali maju lagi ke pemilihan walikota Kiev untuk kali kedua. Yang pertama, mantan petinju kelas berat itu kalah dalam pemilu tahun 2006 dari Leonid Chernovetsky.
Parlemen Ukrainan menetapkan pemilihan walikota Kiev yang baru setelah pemerintahan Chernovetsky diguncang skandal korupsi. Pemilu yang akan datang bakal dilangsungkan pada 25 Mei.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap Kiev akan menjadi bagian dari Eropa, bagian dari dunia yang moderen," ucap Vitali sebagaimana diwartakan YahooSports, Selasa (15/4/2008).
Tujuan dari pertemuan itu adalah untuk menarik investor-investor internasional untuk berbisnis di Kiev. Tapi Vitali menyebut hal itu tidak mungkin terjadi sebelum korupsi berhasil diberantas.
"Saat ini, kami sedang membangun demokrasi. Ini sebuah demokrasi yang masih sangat muda di Ukraina," imbuh Vitali. Ukraina sendiri merdeka dari Uni Sovyet pada tahun 2001.
Seperti politikus ulung lainnya, Vitali yang seorang Doktor di bidang Ilmu Keolahragaan itu pun menebar retorika-retorika mengenai perubahan dan perbaikan.
"Saat ini, saya berjuang untuk kota ini. Saya berjuang untuk rakyat di kota saya."
(arp/key)











































