Semenjak jadi juara dunia tahun 2006, laju Hayden selama dua musim setelahnya relatif mengecewakan dan kalah mengilap ketimbang rekan satu timnya Dani Perosa.
Di musim ini pembalap asal Amerika Serikat pun masih saja puasa podium. Raihan terbaiknya adalah finis pada posisi empat di Spanyol dan Belanda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Inilah waktunya untuk perubahan: saya butuh sesuatu yang beda. Saya tak bisa bilang banyak hal saat ini, tapi akan segera ada pengumuman resmi," ucap Hayden kepada majalah Motosprint yang dikutip Autosport.
Saat ini Hayden tampaknya sudah kurang sreg lagi dengan Honda dan menyatakan ingin berada di sebuah tim di mana semua komponennya berbagi informasi dan bekerja menuju tujuan yang sama. "Saya tidak sabar menanti momen itu datang."
Selain memaparkan tentang Ducati dan motor andalannya, "Kentucky Kid" juga menyinggung soal Stoner yang akan jadi rekannya jika nanti dia benar-benar membela tim tersebut.
"Saya punya banyak rasa hormat untuk Casey, atas caranya tumbuh sebagai pembalap dan caranya melakukan pekerjaan. Dia mengurusi urusannya sendiri dan membiarkan hasil yang bicara. Saya takkan punya masalah dengan dia."
"Motor (Ducati) punya potensi besar karena mesin dan tenaganya. Casey mengendarainya dengan baik, dia kuat dan karenanya layak dapat kredit besar. Tapi saya tak mau bicara banyak sebelum mencobanya sendiri. Saya pikir karakteristik motor itu bukan bagian dari tantangan saya yang baru, saya hanya ingin mendapat hasil bagus lagi," demikian dia.
(krs/krs)











































