Musim ini Lorenzo bergabung dengan tim Fiat Yamaha dalam statusnya sebagai juara dunia dua kali berturut-turut di kelas 250cc bersama tim Aprilia. Di tim tersebut ia diduetkan dengan Rossi yang sudah jadi legenda balap motor itu.
Meski sempat diganggu cedera, Lorenzo akhirnya berhasil membuktikan kemampuannya dengan finis di urutan empat besar. Ia empat kali naik podium dan meraih satu kemenangan di Estoril, Portugal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tekanan? Saya pikir tak ada. Saya tak menganggapnya sebagai saingan. Dia sangat hebat, dia yang terbaik saat ini," tandas Lorenzo dalam jumpa penggemar di Jakarta Motorcycle Show 2008 di JHCC Jakarta, Minggu (7/12/2008).
"Dia sangat tangguh dan sangat cepat, sangat sulit untuk ditaklukkan. Saya pikir ia belum memiliki lawan saat ini," lanjut pembalap asal Spanyol ini.
Lalu, kalau bukan Rossi, siapa yang dianggap saingan oleh Lorenzo? Pengendara motor berencana mengganti nomor motornya menjadi 23 atau 99 tahun depan ini menyebut beberapa nama.
"Untuk tahun depan saya menganggap (Andrea) Dovizioso, (Casey) Stoner, dan (Dani) Pedrosa sebagai saingan saya," tukasnya.
(roz/din)











































