Tahun 2007, saat era 800cc dimulai, Ducati bersama Casey Stoner tampil luar biasa. Pemuda Australia itu mengukuhkan diri menjadi juara dunia setelah memenangi 10 balapan, dari total 18 balapan yang digelar tahun itu.
Tahun 2008 Yamaha mulai mengalami kemajuan, meski masih harus kesulitan jika harus bertarung di lintasan lurus karena kalah tenaga dibanding seri Desmosedici. Namun Rossi mampu membawa Yamaha lebih unggul dengan merebut gelar juara dunia, gelar pertamanya sejak tahun 2005.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya sulit untuk melawan Ducati, pada saat ini di tahun lalu, Ducati masih jauh lebih kuat dibanding kami. Tapi kami kembali berkembang tahun ini. dan saya pikir kami adalah tim terbaik," sahut Rossi seperti diberitakan MCN.
Diungkapkan sang juara dunia, kunci dari perubahan yang dialami Yamaha tahun ini adalah penghantar power dan akselerasi dari YZR-M1.
"Kami telah mengembangkan mesin tapi kami benar-benar mengalami kemajuan dalam hal akselerasi. Sepertinya Ducati masih akan sedikit lebih cepat, tapi kami sedikit-banyak berada di level yang sama. Tahun lalu berbeda, dan terutama dua tahun lalu, itu sangat berbeda," pungkas Rossi. (din/din)











































