Rossi Tak Terkesan Dengan Honda
Senin, 12 Apr 2004 16:28 WIB
Jakarta - Tiga musim memperkuat Honda, ternyata tak meninggalkan kesan apapun bagi Valentino Rossi. The Doctor mengungkapkan bahwa alasanya meninggalkan Honda adalah karena merasa diperlakukan seperti "public servant" (pelayan masyarakat).Pengakuan Rossi ini tentu cukup mengejutkan. Bagaimana tidak? Selama tiga musim memperkuat Honda, di ajang 500 cc dan MotoGP, Rossi mampu mencapai predikat bintang. Memenangkan 33 race dan 3 juara dunia adalah torehan prestasinya bersama pabrikan asal Jepang itu. Namun, ternyata semua prestasi itu sama sekali tak mengesankan Rossi. Pasalnya, ia melihat bahwa Honda selama ini telah memperlakukan ia sebagai "public servant" alias pelayan masyarakat. "Honda memperlakukan saya seperti pelayan masyarakat. Mereka sama sekali tak pernah memberikan saya kepuasan sepanjang tiga tahun bekerja bersama mereka," aku Rossi kepada News of The World. Pembalap berusia 25 tahun itu juga mengaku bahwa kepindahannya ke pabrikan saingan Honda, Yamaha, bukan hanya karena ingin mencari tantangan, melainkan juga untuk mendapatkan 'servis' yang lebih lebih baik. "Anda memenangkan 33 grand prix bersama mereka (Honda), namun mereka selalu menganggap itu bukan sesuatu yang penting. Saya tak pernah mendapatkan pengakuan yang mestinya saya terima," lanjut Rossifumi. Selama ini Rossi memang layaknya entertainer di trek balap. Setiap balapan, penyuka warna kuning ini selalu menghadirkan hiburan tersendiri. Entah lewat aksinya seusai menginjak garis finish, atau gayanya di luar trek. Tak pelak, Honda pun terangkat namanya karena Vale--panggilan Rossi. Kini, Rossi mencari yang baru di Yamaha. Meskipun ia sendiri tak yakin dengan peluangnya, namun sebagai penyuka tantangan, Rossi siap membela Yamaha. Asal tak kecewa lagi, Vale?. (mel/)











































