Itulah kesan dari duo rider FIAT Yamaha itu di mata James Toseland. Toseland dan Lorenzo sama-sama memasuki MotoGP di tahun 2008.
Di debutnya di MotoGP Qatar dua tahun silam, Toseland dan Lorenzo bersaing dengan ketat. Namun selama perjalanan di kompetisi balap roda dua ini, Lorenzo lebih bersinar dibanding pembalap asal Inggris itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Toseland mengatakan bahwa Lorenzo sebenarnya bukanlah seorang yang seperti di televisi. "Namun ketika dia melepas helm, dia merupakan seroang yang pemalu, anak baik, dan juga seseorang yang pendiam," tukasnya.
"Itu sebabnya Lorenzo memiliki sifat setan dan malaikat. Yang jelas saya tidak bisa menerima sikap 'setan'-nya," lanjut pembalap yang kini berlaga di Superbike itu.
Bagaimana dengan Rossi? "Rossi memiliki karakter yang menyenangkan. Apa yang dia tunjukkan di televisi bukanlah sesuatu yang dibuat-buat," kata Toseland.
"Menurut saya MotoGP sangat beruntung memiliki pelaku dengan karakter seperti Valentino. Hal yang saya senangi adalah ketika dia berlaga, dia menampilkan karakter yang sama seperti dia sesungguhnya. Orang yang menyenangkan, apa adanya, dan santai," tutupnya.
(nar/krs)











































