Rossi Kecewa Dilarang Tes Fork Baru

Rossi Kecewa Dilarang Tes Fork Baru

- Sport
Rabu, 18 Agu 2010 15:40 WIB
Rossi Kecewa Dilarang Tes Fork Baru
Brno - Valentino Rossi tampaknya merasa semakin tak nyaman di Yamaha. Rider Italia ini mengaku sangat kecewa karena dilarang menguji fork baru saat tes resmi MotoGP di Brno kemarin.

Para pembalap MotoGP kemarin melakukan tes di Brno. Namun Rossi tampaknya sudah tak mendapat kesempatan menguji motor Yamaha protipe YZR-M1. Hal itu dialami Rossi setelah Yamaha mengumumkan hubungannya dengan pembalapnya itu selesai di akhir tahun ini.

Tentu saja Rossi sangat kecewa karena tidak dapat menguji fork baru Ohlins di Brno. Sedangkan Jorge Lorenzo yang mendapatkan kesempatan mengujinya motor protipe baru Yamaha itu, menjadi yang tercepat dalam tes yang berlangsung Senin (16/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak bisa mencoba fork karena Yamaha tidak memperbolehkan saya untuk mencobanya. Saya sangat sedih karena kami masih menghadapi delapan balapan lagi, bukan dua atau tiga," keluh Rossi seperti dilansir MCN.

"Saya ingin selalu memberikan 110 persen usaha untuk bagian kedua musim dengan Yamaha dan balapan terakhir saya dengan M1. Saya berharap juga usaha yang sama dari pihak Yamaha," kata The Doctor.

Namun, Yamaha tampaknya tak ingin melibatkan Rossi dalam pengembangan motor barunya ke depan karena dia akan pindah ke Ducati. Juara dunia MotoGP ini pun mencoba menerima alasan Yamaha yang tak boleh memakai fork baru.

"Mereka mengatakan tidak akan memakai fork ini untuk balapan ke depan karena ini adalah fork 2011. Hal ini mudah dimengerti karena fork dari luar akan berbeda. Jadi kami akan memahami jika ini adalah kebenaran atau kebohongan," ujar Rossi.

Sejak Rossi diumumkan telah mengikat kontrak dua tahun bersama Ducati situasi yang dialaminya di Yamaha tampak semakin tak nyaman. Terakhir pembalap asal Italia tersebut masih menunggu 'izin' dari Yamaha terkait dengan tes yang digelar setelah musim berakhir. (key/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads