Sapu Bersih Spanyol, Lorenzo?

Jelang MotoGP Aragon

Sapu Bersih Spanyol, Lorenzo?

- Sport
Selasa, 14 Sep 2010 18:13 WIB
Sapu Bersih Spanyol, Lorenzo?
Aragon - Sudah dua balapan di Spanyol dilaksanakan musim ini, dengan Jorge Lorenzo memenangi semuanya. Kini balapan nomor tiga di Spanyol telah menanti dan Lorenzo pun bertekad menaklukkannya.

Seri MotoGP Aragon menghampar di akhir pekan, menjadi seri ke-13 pada musim ini. Ini adalah kali pertama balapan akan dihelat di sirkuit Motorland Aragon itu.

Sebelumnya, sudah dua kali balapan MotoGP menyambangi Spanyol musim ini. Yang pertama adalah sirkuit Jerez bulan Mei lalu, disusul kemudian sirkuit Catalunya di bulan Juli. Kesemuanya dimenangi oleh Lorenzo yang notabene berasal dari Spanyol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maka dari itu, semangat Lorenzo niscaya berkobar untuk bisa menaklukkan Aragon, demi menyempurnakan rekor balapan kandangnya musim ini sekaligus mencatatkan namanya sebagai kampiun pertama di sana.

"Ini adalah balapan ketiga kami di Spanyol tapi yang pertama di Aragon dan aku antusias sekali. Aku ke sana bulan lalu (untuk melakukan pengujian --red) dan itu adalah lintasan luar biasa," ujar Lorenzo di Crash.

"Tikungan pertama mengingatkanku akan Turki dan ada banyak naik dan turunnya, itu tempat yang menyenangkan," paparnya.

Kemenangan sendiri tidak akan mudah Lorenzo dapatkan mengingat rider Yamaha itu sudah pasti bakal mendapat persaingan sengit dari para pembalap lain, khususnya Dani Pedrosa yang menjadi pemenang dua seri terakhir. Apalagi Pedrosa juga akan tampil di depan pendukungnya sendiri, yakni publik Spanyol.

Namun demikian, semangat Lorenzo tak surut. Dia pun berharap para fansnya bisa memberikan suntikan semangat di Aragon nanti, agar Lorenzo setidaknya bisa sampai ke podium.

"Aku harap banyak orang, terutama fansku, yang datang karena aku pikir itu akan jadi akhir pekan bagus. Bidikanku adalah naik podium lagi dan berusaha sebisa mungkin. Kami siap untuk bekerja keras."

"Aku ingin membalap dengan baik dan mendedikasikannya untuk Tomizawa," lugas Lorenzo merujuk kepada mendiang Shoya Tomizawa yang menghembuskan nafas terakhir di lintasan balap San Marino.


(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads