Dalam balapan yang dilangsungkan di Sirkuit Laguna Seca, Senin (25/7/2011) dinihari WIB, Rossi finis keenam, sekitar 30 detik di belakang Stoner yang keluar sebagai pemenang.
"Kami memulai lomba dari posisi yang lebih baik ketimbang beberapa balapan lalu. Saya start dengan baik dan mencoba menempel para pembalap terdepan," tutur Rossi dalam rilis resmi Ducati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mulai tercecer dari para pembalap terdepan, Rossi malah harus berjibaku melawan rekan setimnya, Nicky Hayden, untuk berebut posisi enam.
"Kami jelas tidak mau bertarung cuma buat posisi enam, tapi kami mendapat dan kami harus mencoba melakukan yang terbaik dengan apa yang kami punya," kilah Rossi.
Rossi secara tersirat mengatakan kalau kemampuan Ducati yang ia tunggangi dua kelas di belakang Stoner, Lorenzo atau Dani Pedrosa. Yang realistis, Ducati harus memikirkan cara memangkas jarak dengan lawan yang sekelas di atasnya seperti Ben Spies atau Andrea Dovizioso.
"Dalam jangka pendek, kami harus menghilangkan jarak 0,1 detik agar kami bisa menyaingi kelompok seperti Spies, Marco Simoncelli atau Dovizioso. Setelah itu baru kita pikirkan yang lain," tegas Rossi.
(arp/rin)











































