Pada sesi latihan hari Jumat, Stoner dua kali kalah dari rekannya di Repsol Honda, Dani Pedrosa. Meski sempat jadi yang tercepat di sesi latihan ketiga, tapi dia kembali menurun di sesi kualifikasi. Alhasil, dia pun cuma bisa menempati posisi start ketiga.
"Akhir pekan ini sangat, sangat berat buat kami," ucap Stoner di Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Stoner memperbaiki performanya saat balapan. Pasca jatuhnya Pedrosa di lap ketiga, pembalap Australia ini melesat ke depan dan tak terkejar lagi hingga finis.
"Saya cuma berusaha lebih keras daripada yang saya lakukan pada saat latihan. Saya tak terlalu percaya diri dengan motor sepanjang akhir pekan ini dan saya memutuskan untuk mencoba sesuatu yang belum pernah saya lakukan sebelumnya," ujar eks rider Ducati ini.
Kemenangan ini adalah kemenangan keenam Stoner dari 11 balapan yang sudah digelar musim ini. Kini dia menguasai puncak klasemen pembalap dengan 218 poin, unggul 32 poin atas Jorge Lorenzo yang ada di posisi kedua.
"Kalau kita melihat poin, ya, ini penting. Tapi, sebagai sebuah balapan, ini sama pentingnya dengan yang lain karena Anda harus meraih kemenangan dan poin untuk memenangi kejuaraan," tegas Stoner.
(mfi/roz)











































