Setelah mendominasi musim ini, Vettel sukses dipastikan menyudahi musim ini sebagai juara dunia di GP Jepang, Minggu (9/10/2011) lalu, dengan empat seri tersisa.
Di lintasan MotoGP, dominasi nyaris-serupa diperlihatkan oleh Stoner. Dari 15 seri yang telah dijalani, si rider Repsol Honda menyabet 8 kemenangan, satu podium kedua, lima kali finis ketiga dan satu kali retired.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan perbedaan 40 poin dari pengejar terdekatnya tersebut maka Stoner berpeluang menyudahi musim ini sebagai juara dunia pada seri MotoGP Australia pada akhir pekan.
Jika Stoner menang di Phillip Island dan Lorenzo hanya finis keempat atau lebih buruk, Stoner dipastikan jadi juara MotoGP 2011 dengan dua seri tersisa.
Stoner sendiri punya rekam jejak apik di "balapan kandang" untuknya tersebut. Sedari 2007, atau selama empat musim terakhir, podium pertama setia ia jejak. Situs MotoGP juga mencatat kalau Stoner masih memegang rekor fastest lap di sana dengan waktu satu menit 28,665 detik yang ia ukir pada 2008.
"Setiap tahun aku sangat menantikan untuk membalap di Phillip Island, itu adalah salah satu lintasan yang sangat aku sukai," tegas si rider asal Australia.
Satu hal yang mesti tetap diwaspadai Stoner, ia meraih empat kemenangan itu saat masih menunggangi Ducati. Ketika menyambangi Phillip Island di atas Honda tahun 2006--Stoner saat itu membela Tim LCR--ia hanya finis di posisi enam.
Sementara itu Lorenzo harus berusaha keras memelihara kans dengan cara menjinakkan Phillip Island yang belum pernah bisa ia taklukkan di kelas MotoGP; tiga kali membalap, Lorenzo masing-masing satu kali finis keempat, retired dan finis kedua.
(krs/a2s)











































