Meski tengah berada di usia emas dan puncak performa, Stoner memutuskan pensiun dari MotoGP di akhir musim ini. Dalam pernyataannya beberapa waktu lalu, rider 27 tahun itu menyebut kalau dirinya sudah kehilangan ketertarikan pada balapan MotoGP.
Keputusan Stoner pensiun disayangkan salah satu rival utamanya, Jorge Lorenzo. Dalam sebuah kesempatan sebelum race di Phillip Island akhir pekan kemarin, Lorenzo berharap Stoner suatu saat nanti akan kembali ke atas lintasan dan berkompetisi lagi dengannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat nyaman dengan keputusan yang saya ambil. Saya tidak mengubah pikiran saya setiap beberapa menit. Tentu saja pada beberapa aspek saya akan merindukannya - terutama soal membalap," sahut Stoner di Crash.
"Saya memberi banyak hormat pada Dani dan Jorge. Saya membalap dengan mereka sepanjang karier saya. Kami saling menjadi penantang dan bertarung satu dengan lainnya selama beberapa musim. Jelas akan ada yang hilang suatu saat nanti, tapi saya masih bisa menyaksikan mereka dan saya akan menonton langsung beberapa balapan untuk bisa menikmatinya," lanjut juara dunia dua kali itu.
Namun begitu, mantan penunggang Ducati itu masih membuka peluang dirinya kembali berkompetisi di MotoGP. Itu hanya akan terjadi jika dalam perkembangannya nanti banyak perubahan regulasi terjadi.
"Olahraga ini harus melakukan perubahan besar untuk bisa membuat saya sekadar mempertimbangkan kembali ke dalamnya. Saya tidak akan pernah bisa bilang 'tidak akan', tapi jujur saja kalau saat ini saya sama sekali tak memikirkan untuk kembali."
Stoner akhir pekan lalu meraih podium tertinggi di MotoGP Australia, yang menjadi kemenangannya keenam secara beruntun. Meski sempat absen karena mengalami cedera usai kecelakaan di Indianapolis, Stoner sudah memastikan duduk di posisi tiga klasemen pembalap musim 2012 ini.
(din/a2s)











































