Mengejar Finale yang Manis di Valencia

Jelang MotoGP Valencia

Mengejar Finale yang Manis di Valencia

- Sport
Selasa, 06 Nov 2012 15:40 WIB
Mengejar Finale yang Manis di Valencia
Getty Images/Mirco Lazzari
Jakarta - Hasil apapun di MotoGP Valencia tak lagi menentukan dalam perebutan gelar juara dunia. Tetapi untuk sejumlah pebalap, kemenangan di seri ini tetap masih amat layak diburu.

Titel juara dunia 2012 sudah jadi milik pebalap Yamaha Jorge Lorenzo, meskipun musim 2012 belum tuntas sepenuhnya. Masih ada satu balapan lagi di Valencia, Minggu (11/11/2012), yang masih menanti untuk dijalani.

Dengan demikian, tekanan dalam persaingan berebut gelar juara jelas takkan lagi ada di Valencia nanti. Tetapi bukan berarti balapan takkan berlangsung seru karena di seri penutup itu sejumlah pebalap niscaya akan tetap mengejar kemenangan. Nama Lorenzo adalah pebalap pertama yang sangat mungkin akan berupaya keras guna tampil maksimal di Valencia nanti karena sejumlah alasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama-tama, ia boleh jadi amat ingin menang di seri penutup demi membuktikan kelayakan menjadi kampiun musim ini, mengingat sejumlah kalangan masih menilai bahwa kesuksesannya tak lepas dari strategi "main aman" di beberapa seri terakhir--yang sedikit banyak efektif memberikan tekanan psikologis untuk rivalnya yang berusaha mengejar.

Selain itu semangat si pebalap asal Spanyol boleh jadi kian terbakar mengingat ini adalah salah satu balapan kandangnya. Gelar juara yang telah ia pastikan di seri lalu akan terasa kian manis jika ia juga mampu memenangi balapan penutup yang dihelat di negaranya sendiri.

Faktor balapan kandang turut hadir buat pebalap Spanyol lainnya, Dani Pedrosa. Pesaing terdekat Lorenzo dalam berebut gelar juara musim ini tersebut memang sudah kehilangan kans menjadi kampiun, tetapi ia pasti ingin menutup musim sebaik mungkin di hadapan para pendukungnya. Terlebih di Phillip Island lalu rider Repsol Honda itu gagal meraup angka, sehingga turut membuat Lorenzo melenggang ke takhta juara dunia.

Ambisi lain akan diusung oleh rekan setim Pedrosa, Casey Stoner. Dipastikan menuntaskan musim di posisi tiga, pebalap Australia yang menjadi pemenang di Phillip Island lalu itu tetap akan berusaha tampil impresif. Pasalnya, balapan pada akhir pekan merupakan kali terakhir Stoner berlaga di lintasan balap MotoGP sebelum memasuki masa pensiun.

Sebagai catatan, dalam lima musim terakhirnya MotoGP Valencia juga memunculkan nama trio rider di atas sebagai pemenang; Lorenzo di 2010, Pedrosa di 2007 & 2009, Stoner di 2008 & 2011.

Selain tiga nama pebalap teratas di papan klasemen tersebut, Valentino Rossi dari Ducati juga punya motivasi tersendiri untuk melaju sebaik mungkin di Valencia nanti.

Buat Rossi, balapan akhir pekan nanti akan menjadi yang terakhir di atas Desmosedici karena mulai musim depan si Italiano akan kembali membela Yamaha. Balapan ini pun akan menjadi salam perpisahan Rossi dengan Ducati.

Ia setidaknya akan berusaha mempertahankan posisi di peringkat enam klasemen--dengan 157 poin--yang mana untuk sementara menjadi capaian terbaiknya di Ducati setelah musim lalu ada di posisi tujuh klasemen akhir.

Rossi bahkan masih berpeluang naik ke posisi lima klasemen yang kini dihuni Alvaro Bautista dengan 165 poin. Tetapi rider San Carlo Honda Gresini itu pasti takkan mau mengalah begitu saja karena inigin menyegel dengan manis musim terbaiknya di MotoGP sejauh ini--sebelumnya ia dua kali finis di posisi 13 klasemen akhir.

(krs/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads