Marquez dikontrak Honda sebagai pengganti Casey Stoner yang memutuskan pensiun dini dari MotoGP. Dipromosikan dari Moto2, pebalap muda asal Spanyol itu cuma dapat kontrak dua musim dari Honda.
Keputusan menjadikan Marquez sebagai pengganti Stoner ternyata adalah langkah brilian karena dia langsung menyabet gelar juara dunia di musim pertamanya. Di tahun 2014 ini dia tak kalah gemilang dengan sudah menyapu bersih empat kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya kami menunggu dua atau tiga balapan dulu untuk melihat apakah dia pantas dapat kontrak baru, untuk menyakinkan kami kalau dia memang hebat," seloroh Direktur Komunikasi dan Pemasaran HRC, Livio Suppo.
"Kami sudah berbicara. Pastinya dia ingin bertahan dengan Honda dan kami pun begitu. Hal seperti ini membuat pekerjaan sebagai manajer jauh lebih mudah," lanjut Suppo merujuk pada Emilio Alzamora.
Soal lambatnya penawaran kontrak baru pada Marquez, itu diyakini terkait juga dengan upaya Honda memboyong Jorge Lorenzo. Meski menyatakan bakal bertahan di Yamaha, media-media Spanyol sudah memberitakan kalau Lorenzo sangat mungkin bergabung dengan Honda.
"Marquez punya 100 poin, Dani punya 72 poin. Itu jumlah yang banyak. Itu punya potensi menjadi juara dunia. Dani empat kali naik podium di empat balapan," lanjut Suppo saat ditanya soal kontrak Pedrosa yang juga habis di akhir musim ini, sebagaimana dikutip dari Marca.
(din/mrp)











































