Marquez bersama rekan setimnya di Honda, Dani Pedrosa, dijadwalkan akan melakukan Meet and Greet di Sirkuit Sentul pada Selasa (21/10/2014) mendatang. Itu jadi kesempatan hebat buat penggila MotoGP di Jakarta untuk bertemu rider yang belum genap sepekan meraih gelar juara dunianya yang kedua itu.
Sama sekali belum pernah ke Indonesia, Marquez mengaku dirinya sudah tahu cukup banyak soal Indonesia. Salah satu sumber informasinya adalah fans yang luar biasa besar di Indonesia. Rider 21 tahun itu juga mengaku tahu soal keindahan alam Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang saya tahu soal Indonesia? Banyak hal. Saya tahu itu merupakan negara yang sangat bagus untuk liburan. Mungkin saya akan ke Bali suatu saat nanti, kalian juga punya cuaca yang bagus. Itu negara yang sangat ingin Anda datangi dengan wisatanya. Saya akan bisa enjoy di sana," sahutnya sambil tersenyum lebar.
Sementara soal rider Indonesia yang turun di seri Grand Prix, Marquez juga tahu meski tidak punya banyak informasi soal itu. Meski sejauh ini belum ada pebalap yang tampil menonjol, Indonesia disebutnya harus rutin mengirim pebalap ke ajang tersebut.
"Kita tahu sempat ada pebalap indonesaia di Moto2 dan Moto3. Penting buat Indonesia punya pebalap di ajang ini supaya lebih banyak perhatian ke mereka. Level mereka akan terus berkembang. Mereka kini belum di level untuk menang, tapi mereka bisa belajar banyak di ajang ini."
"Sulit dikatakan (apakah Indonesia akan punya juara dunia MotoGP). Saya tidak tahu seperti apa kejuaraan balap motor di Indonesia. Pebalap Indonesia bisa datang ke Spanyol untuk ikut kejuaraan di sana karena di sana levelnya sangat baik. Yang terpenting adalah level kompetisi. Jika punya level kompetisi yang tinggi maka peluang menghasilkan pebalap bagus akan terbuka lebar. Kejuaraan hal yang terpenting. Itu lebih penting dari sekadar memiliki sirkuit yang bagus saja," tegasnya.
(din/mfi)











































