Arsenal Sebenarnya Capek Banget

Arsenal Sebenarnya Capek Banget

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 18 Mar 2026 08:30 WIB
Soccer Football - UEFA Champions League - Round 16 - Second Leg - Arsenal v Bayer Leverkusen - Emirates Stadium, London, Britain - March 17, 2026 Arsenals Eberechi Eze celebrates scoring their first goal with Declan Rice and William Saliba Action Im
Foto: Action Images via Reuters/Andrew Boyers
Jakarta -

Arsenal melanjutkan langkahnya ke perempatfinal Liga Champions, sekaligus menjaga jalan menuju ke semua trofi musim ini. Tapi ada harga yang harus dibayar.

Arsenal menang 2-0 saat menjamu Bayer Leverkusen di Emirates Stadium, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB, pada leg pertama 16 besar Liga Champions. Tampil dominan, The Gunners menang berkat gol Eberechi Eze dan Declan Rice.

Kemenangan 2-0 itu memastikan Arsenal melangkah ke perempatfinal dengan agregat 3-1. Wakil Inggris itu selanjutnya akan menghadapi Sporting.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keberhasilan lolos ke delapan besar berarti turut menandai mimpi meraih empat trofi sekaligus, alias quadruple, terjaga. Ya, di Premier League, Arsenal sedang memimpin klasemen dan jadi kandidat terkuat juara.

ADVERTISEMENT

Akhir pekan ini mereka berpeluang mengamankan trofi pertama, saat menghadapi Manchester City di final Piala Liga Inggris. Sementara di Piala FA, pasukan Mikel Arteta bertemu tim Championship Southampton di perempatfinal.

Tapi ambisi besar, sebesar meraih quadruple yang belum pernah terwujudkan oleh siapapun sebelumnya, niscaya menguras energi dan pikiran. Declan Rice, sebagai salah satu pemain dengan menit bermain terbanyak, mengakui dirinya lelah bukan main karena praktis harus selalu bermain tiap tiga hari.

Ia cuma berharap semua lelah yang ditanggung timnya berbuah manis. Faktor kelelahan ini pula yang diduga memengaruhi cara main Arsenal, karena belakangan disebut terlalu pragmatis dan terlalu mengandalkan bola mati.

"Saya capek banget, pertandingannya datang tanpa henti. Kami masih ada di semua kompetisi, jadi ya pertandingannya datang setiap tiga hari sejak Oktober," ujarnya kepada TNT Sports, dikutip BBC.

"Kami menanganinya sebaik mungkn, tapi memang ini sulit. Kami menemukan cara-cara untuk menang semuanya berjalan baik."

"Semua orang bertanya dari mana saya dapat energi. Saya cuma tiba-tiba dapat ledakan energi kedua saja," imbuhnya.




(raw/adp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads