Pedrosa memulai lomba di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5/2015), dari posisi ketujuh. Pebalap Repsol Honda itu berpeluang naik podium, tapi akhirnya harus puas finis keempat di belakang Jorge Lorenzo, Andrea Iannone, dan Valentino Rossi.
Bagi Pedrosa, hasil ini merupakan sebuah kemajuan yang signifikan dalam balapan keduanya pasca operasi arm pump. Dalam balapan sebelumnya di Le Mans, dia cuma finis di posisi ke-16.
"Saya tidak melakukan start dengan baik. Saya kehilangan beberapa posisi, tapi kemudian saya bisa bertarung dan berusaha dekat dengan grup kedua. Jorge jelas sudah jauh, tapi saya berusaha," tutur Pedrosa yang dikutip Crash.
"Saya bisa melihat para pebalap Yamaha dan Ducati masih tangguh menjelang akhir balapan. Jadi, masih ada beberapa ide, beberapa analisis sepanjang balapan, tapi secara umum hari yang positif," tambahnya.
"Lengan saya sudah jauh lebih baik dalam balapan ini. Saya sangat senang mengenai hal itu. Itu berarti semua terapi yang saya jalani dalam beberapa pekan terakhir telah membuat situasi jadi lebih baik," jelas Pedrosa.
"Dari Le Mans, lebih baik, dan meskipun trek ini lebih menyulitkan lengan dan kondisi fisik, saya melihatnya berjalan dengan baik. Saya berharap dalam pekan-pekan mendatang saya bisa lebih baik lagi untuk Barcelona," katanya.
Pedrosa kini menempati urutan ke-13 di klasemen pebalap dengan 23 poin. Dia terpaut 95 poin dari Rossi yang memuncaki klasemen.
(mfi/din)











































