Marquez: Rasanya Sakit, tapi Masih Bisa Ditahan

Jelang MotoGP Jepang

Marquez: Rasanya Sakit, tapi Masih Bisa Ditahan

Doni Wahyudi - Sport
Jumat, 09 Okt 2015 17:54 WIB
REUTERS
Jakarta - Marc Marquez dapat hasil jauh kurang memuaskan di dua sesi latihan bebas pertama MotoGP Jepang. Diakui Marquez, sisa-sisa operasi masih memunculkan rasa sakit.

Jumat (9/10/2015) pagi dan siang ini Marquez gagal bersaing untuk menjadi pebalap dengan catatan waktu terbaik di sesi latihan bebas GP Jepang. Saat Jorge Lorenzo menguasai dua sesi tersebut, Marquez cuma bisa finis di posisi tujuh.

Buruknya hasil yang didapat Marquez dipengaruhi oleh cedera pada jarinya akibat kecelakaan sepeda gunung pekan lalu. Akibat cedera tersebut Marquez harus menjalani operasi dan dipasang pelat metal pada tangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Latihan pertama berguna untuk saya mengetahui apa yang jari saya rasakan, dan mencoba mengadaptasi posisi membalap. Itu semua berjalan baik," sahut Marquez yang turun dengan handlebar hasil modifikasi.

"Setidaknya saya bisa membalap dengan benar dan melakukan pengereman telat, itu adalah yang terpenting. Jelas itu (terasa) sakit, tapi masih bisa ditahan," lanjutnya di Crash.

Motegi adalah salah satu tempat, selain Phillip Island, yang belum pernah ditaklukkan Marquez sejak dia terjun ke kelas MotoGP. Dengan kondisi yang ada sekarang, peluang dia memutus hasil buruk di sirkuit tersebut kembali tertutup.

"Untuk setelan motor, kami membuat bebarapa perkembangan tapi masih ada ruang untuk lebih baik lagi - semua terkait elektronik yang harus disesuaikan dengan sirkuit ini. Kita akan lihat besok apakah akan bisa membuat kemajuan lagi dan bisa masuk ke lima besar," ucap Marquez.

(din/roz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads