Rossi dan Marquez terlibat insiden di Turn 14 pada putaran tujuh MotoGP Malaysia akhir pekan lalu. Hal itu pada prosesnya membuat Rossi dinyatakan bersalah oleh Race Direction dan diharuskan mengawali balapan pamungkas di Valencia dari posisi terakhir.
Situasi bertambah panas karena sebelum balapan dan insiden tersebut Rossi, yang sedang bersaing dengan Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia, sempat menuding Marquez tidak ingin dirinya juara dunia dan lebih mendukung Lorenzo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nieto, peraih total 13 titel juara dunia grand prix, lalu menyuarakan harapan lewat sebuah surat terbuka agar apa yang terjadi di balapan lalu tak membuat balapan pamungkas nanti malah jadi antiklimaks. Apalagi Rossi dan Marquez adalah sosok rider top dunia yang punya banyak fans.
"Menurutku, Marc dan Valentino, janganlah mengingat-ingat kejadian itu lagi karena tidak ada gunanya. Aku ingin meminta kalian terus lanjut dengan harmoni dan rasa hormat yang sudah menjadi cerminan dalam karier sukses kalian. Rasa hormat adalah sesuatu yang tak boleh hilang dan bahwa kalian haruslah menjadi panutan dari jutaan penggemar yang mencintai olahraga ini," kata Nieto di Marca.
"Mungkin aku bukan orang tepat untuk meminta hal ini, tapi aku berharap adanya sportivitas maksimal sebelum balapan dan kemudian... semoga yang terbaik menang! Semoga pada hari Kamis sudah ada perubahan terhadap atmosfer yang sama sekali tidak berdampak bagus pada olahraga ini."
"Valencia menanti dengan tangan terbuka, dengan puluhan ribu penggemar menunggu untuk melihat ajang luar biasa yang dapat disamakan seperti final Piala Dunia. Mereka tahu inilah salah satu sirkuit terbaik untuk menikmati balapan motor dan tempat duduk akan disarati penonton yang larut dalam raungan suara mesin."
"Aku tidak ingin melupakan Jorge atau Dani (Pedrosa, pemenang MotoGP Malaysia), yang sekali lagi sudah menyemarakkan kejuaraan dunia MotoGP dengan penampilan bagus. Aku mendoakan pebalap terbaik untuk menang setelah melintasi garis finis untuk menyudahi sebuah musim balapan yang amat luar biasa ini. Peluk untuk semua, sampai jumpa di Valencia," tutur peraih total 13 titel juara dunia grand prix itu.
(krs/mrp)











































