Rossi dan Mimpi Sweet Seventeen di Valencia

Rossi dan Mimpi Sweet Seventeen di Valencia

Andi Abdullah Sururi - Sport
Selasa, 03 Nov 2015 16:22 WIB
Rossi dan Mimpi Sweet Seventeen di Valencia
(Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta -

Faktanya, hanya Valentino Rossi pebalap yang selalu tampil di setiap balapan yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Adakah mimpi sweet seventeen 'The Doctor' dapat terwujud?

Ya, sejak Valencia menghelat grand prix di tahun 1999, Rossi adalah rider yang paling sering berlomba di sana, karena ia memang tak pernah absen. Total, sudah 16 kali pebalap Italia itu beraksi di sirkuit sepanjang 4 kilometer itu.

Di musim pertama Valencia menggelar GP, Rossi masih tampil di kelas 250cc dan membela tim Aprilia. Pada balapan ke-12 dari 14 seri itu, alias dalam debutnya di Valencia, dia hanya finis di peringkat kedelapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, di akhir musim Rossi tampil sebagai juara dunia -- dalam usia 20 tahun. Itulah gelarnya yang kedua setelah menjuarai kelas 125cc di tahun 1997.

Setelah menjadi kampiun di 250cc, Rossi naik ke kelas primer (500cc) di musim 2000 bersama Honda. Namun, pada saat tampil di Valencia, dia mengalami crash di lap-lap awal dan gagal melanjutkan lomba.

Di musim berikutnya (2001) Rossi hanya mampu finis di posisi ke-11 di Valencia, tapi di pengujung musim keluar sebagai juara dunia.

Kesuksesan Rossi di Valencia terjadi di musim 2003 dan 2004, ketika dia selalu naik podium teratas. Di 2003 ia sekaligus memberi gelar juara terakhirnya buat Honda, sedangkan di 2004 adalah titel pertamanya bersama Yamaha.

Selain di 2000, di sirkuit ini Rossi juga mengalami insiden di edisi 2007 dan 2011. Di 2007 ia terjatuh cukup hebat sampai-sampai motornya rusak berat, sedangkan di 2011 ia mengalami nasib sial karena terkena imbas jatuhnya Alvaro Bautista. Insiden itu juga menjatuhkan Randy de Puniet dan Nicky Hayden.





Di musim lalu (2014) Rossi memulai balapan di Valencia sebagai pemegang pole position. Namun dia harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan Marc Marquez, yang tampil fantastis karena memulai balapan dari posisi kelima.

Bagaimana dengan peluang dia di akhir pekan ini, yang merupakan balapan ke-17 Rossi di Valencia? Jika proses bandingnya tidak dikabulkan badan arbitrase olahraga internasional (CAS), berarti dia akan start di posisi buncit. Padahal, saat ini dia hanya unggul 7 poin dari rival utamanya dalam perebutan gelar juara, Jorge Lorenzo. Artinya, jika Rossi tak bisa finis di depan Lorenzo, maka gelar juara akan jatuh ke tangan Lorenzo.

Mimpi sweet seventeen-nya hanya akan terwujud apabila memperoleh mukjizat, termasuk seumpama Lorenzo mengalami kesialan besar di depan publik Valencia.

Pencapaian Rossi di Valencia:

MusimTimPosisiPeringkat di akhir musim
1999Aprilia81 (250cc)
2000HondaRetired2
2001Honda111
2002Honda21
2003Honda11
2004Yamaha11
2005Yamaha31
2006Yamaha132
2007YamahaRetired3
2008Yamaha31
2009Yamaha21
2010Yamaha33
2011DucatiRetired7
2012Ducati106
2013Yamaha44
2014Yamaha22
(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads