Buat Lorenzo, Demi Memori Lebih Manis di Valencia

Buat Lorenzo, Demi Memori Lebih Manis di Valencia

Kris Fathoni W - Sport
Selasa, 03 Nov 2015 17:33 WIB
Buat Lorenzo, Demi Memori Lebih Manis di Valencia
Getty Images/Mirco Lazzari
Jakarta -

Kali terakhir datang ke Valencia dengan titel juara dunia masih dikejar, Jorge Lorenzo akhirnya harus gigit jari. Lorenzo tentu berharap beda akhir pekan ini.

MotoGP Valencia akhir pekan ini akan menentukan siapa yang bakal jadi kampiun MotoGP 2015; Lorenzo atau rekan setimnya di Movistar Yamaha, Valentino Rossi. Kedua rider saat ini cuma terpaut tujuh poin, dengan Lorenzo punya 305 poin sedangkan Rossi 312 poin.

Untuk Lorenzo, balapan di sirkuit Ricardo Tormo sudah menghadirkan hasil variatif. Di awal karier kejuaraan balap motor grand prix, rider 28 tahun itu pernah tercecer di belakang, lalu akhirnya menang saat beraksi di kelas primer, juga mengalami crash, dan bahkan gagal juara dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua kemenangan yang dicatatkan Lorenzo di Valencia terjadi pada tahun 2010 dan dan 2013. Kedua momen itu menyelipkan kisah berbeda nan kontradiktif.

Kemenangan Lorenzo pada MotoGP Valencia 2010 merupakan kemenangan pertama untuknya di Ricardo Tormo. Hasil saat itu sekaligus menutup musimnya dengan indah, setelah memastikan diri jadi kampiun MotoGP--saat itu juga titel pertamanya di kelas primer--di Sepang.

Kemenangan Lorenzo pada MotoGP Valencia tiga tahun setelah itu menghadirkan situasi lain. Pada tahun 2013, semusim usai meraih titel kedua, Lorenzo menyongsong balapan di Ricardo Tormo dalam persaingan ketat dengan Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia.

Dalam balapan ketika itu, Lorenzo menghadapi balapan pamungkas di Valencia dengan kondisi tertinggal 13 poin dari Marquez. Ia pun bukan cuma membutuhkan kemenangan melainkan juga agar Marquez finis jauh di belakang.

Maka dalam balapan tersebut Lorenzo menampilkan gaya berbeda dari biasanya; alih-alih langsung melesat, ia memamerkan gaya berkendara defensif untuk menumpuk rider lain di belakangnya dengan harapan akan banyak yang bisa berada di depan Marquez.

Strategi itu sendiri terdengar lebih mudah dari kenyataan. Apalagi Dani Pedrosa, rekan setim Marquez di Repsol Honda, kemudian mengacaukan strategi Lorenzo dengan menekan ke depan. Keduanya pun terlibat persaingan amat sengit di lintasan.



Pada akhirnya, merasa tak mendapatkan sokongan dan bantuan yang ia perlukan, Lorenzo pun meningkatkan kecepatan untuk meraih kemenangan atas Pedrosa. Lorenzo menang di Valencia 2013, tapi Marquez finis ketiga dan jadi juara musim itu.

Kisah tidak menyenangkan lainnya untuk Lorenzo di Valencia terjadi pada tahun 2012--saat ia sudah mengunci gelar pada seri sebelumnya di Phillip Island. Dalam balapan ketika itu Lorenzo mengalami crash sampai tubuhnya terlontar dari motor lalu meluncur ke gravel. Untungnya Lorenzo tak apa-apa, terkecuali kelihatan amat kesal dengan kejadian tersebut.

[Baca juga: Lorenzo Salahkan Ellison]



Akhir pekan ini Lorenzo tentu akan berharap, sekaligus berupaya, menggapai hasil semaksimal mungkin demi menorehkan memori lebih manis di Valencia, menggantikan kenangan pahit 2013 lalu. Apalagi ini merupakan salah satu balapan yang dilangsungkan di negaranya sendiri--Spanyol.

Pencapaian Lorenzo di Valencia:

MusimMotorPosisiPeringkat di akhir musim
Β 2002Β DerbiΒ 22Β 21 (125cc)
Β 2003Β DerbiΒ 11Β 12 (125cc)
Β 2004Β DerbiΒ RetΒ 4 (125cc)
Β 2005Β HondaΒ 2Β 5 (250cc)
Β 2006Β ApriliaΒ 4Β 1 (250cc)
Β 2007Β ApriliaΒ 7Β 1Β (250cc)
Β 2008Β YamahaΒ 8Β 4 (MotoGP)
2009Β Yamaha3Β 2 (MotoGP)
Β 2010Β YamahaΒ 1Β 1 (MotoGP)
Β 2011Β YamahaΒ -Β 2 (MotoGP)
Β 2012Β YamahaΒ RetΒ 1 (MotoGP)
Β 2013Β YamahaΒ 1Β 2 (MotoGP)
Β 2014Β YamahaΒ RetΒ 3 (MotoGP)






(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads