Lorenzo terjatuh dua kali pada sesi kualifikasi di sirkuit Sachsenring, Sabtu (16/7/2016) malam WIB. Sebelumnya dia juga terjatuh pada sesi latihan bebas sesi pertama hari Jumat (17/7) lalu.
Sang juara bertahan tampak kesulitan sejak hari pertama. Di sesi pertama dia cuma menempati posisi 12 dengan jarak 1,651 detik dari Andrea Iannone di posisi terdepan. Pada sesi kedua, dia turun ke urutan 16 dengan jarak 1,663 detik dari Maverick Vinales yang jadi pebalap tercepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sana, dia membangun momentum untuk kualifikasi. Tapi nahas, Lorenzo kembali terjatuh sehingga tak bisa memaksimalkan sisa waktu untuk mempertajam catatan dan hanya meraih posisi 11.
"Tiga insiden itu sudah cukup berbeda satu sama lain. Tapi alasannya kurang lebih sama: Anda harus sadar bahwa ban depan, untuk saat ini, tidak memungkinkan Anda untuk sangat ngotot seperti sebelumnya," ujar Lorenzo soal insidennya.
"Tapi saya senang kami memahami kenapa kami begitu pelan kemarin. Saya banyak jatuh, tapi saya lebih memilih begitu dan jadi kompetitif ketimbang tidak jatuh dan tertinggal 1,5 detik," imbuhnya seperti dikutip Motorsport.
Lorenzo menjelaskan bahwa insiden pertama dan kedua di sesi kualifikasi disebabkan karena hal yang berbeda. Tapi secara keseluruhan, itu bagian dari usahanya untuk mengeluarkan motor dari batasan yang menjerat di hari pertama.
"Hari ini, insiden pertama karena saya masuk ke kerb, saya tidak seharusnya masuk area kerb terlalu dalam. Saya dulu biasa masuk ke area kerb dengan Bridgestone, tapi dengan Michelin itu tidak mungkin," ujarnya.
"Yang kedua, saya tidak masuk ke zona pengereman terlalu dalam. Tapi mungkin saya tidak memanaskan sisi kanan ban di putaran sebelumnya. Saya dalam posisi lurus, tidak mengerem begitu keras, tapi kehilangan grip depan begitu saja."
"Tiga kesalahan, dari sisi saya tidaklah normal untuk membuat begitu banyak kesalahan. Tapi akhir pekannya berjalan seperti ini. Saya kecewa soal jatuh-jatuh itu dan posisi start, tapi pada akhirnya saya bisa melihat sejumlah perkembangan besar di motor," ungkap pebalap 29. (raw/mfi)











































