Berkat kemenangannya di Aragon lalu, Marquez kini memimpin klasemen dengan keunggulan 52 angka dari Valentino Rossi dan 66 poin dari Jorge Lorenzo.
Dengan empat seri tersisa ada 100 poin yang masih bisa direbut dan ada peluang Marquez sudah bisa memastikan titel juara dunia di MotoGP Jepang pada 16 Oktober depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika skenario itu terjadi maka raihan Marquez akan jadi 273 poin, dipastikan tak lagi bisa terkejar oleh Lorenzo dan Rossi dari empat seri balapan setelah Motegi.
Pun demikian, usai balapan di Aragon lalu Marquez sudah menepis kemungkinan tersebut [Baca juga: Marquez Bicara soal Kans Jadi Juara Dunia di Motegi]. Ia kini bahkan menyamakan peluang itu seperti menang undian saja--saking kecilnya.
"Yang penting adalah memastikan titel juara dunia kali ini, tidak masalah kapan. Saya pikir saya takkan melakukannya di Jepang, itu akan seperti menang undian!" kata Marquez di Motorsport.com.
"Untuk jadi juara dunia, ada kalanya Anda harus berusaha sekeras mungkin. Yang penting menunggu momen kami itu. Jika saya tak menang di Aragon, saya takkan menyudahi pekan dengan baik," sebutnya.
Marquez mulai tampil di kelas primer pada musim 2013. Sejauh ini ia sudah mengoleksi dua titel juara dunia MotoGP (2013 dan 2014), sedangkan musim lalu menyudahi musim di posisi tiga.
(krs/raw)











































