Satu-satunya gelar juara dunia Ducati sejauh ini diraih pada 2007 silam berkat Casey Stoner. Setelah itu mereka kesulitan bersaing dengan Yamaha dan Honda di barisan terdepan.
Bergabungnya Lorenzo musim ini disebut membuat tim Ducati kini komplet untuk mengejar gelar juara dunia lagi. Dengan kombinasi Luigi dall'Igna, Casey Stoner, Dovizioso, dan Desmosedici yang sudah mampu memenangi balapan lagi musim ini --sejak 2010--, Ciabatti optimistis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu tak pernah jadi target yang mudah, karena Anda bersaing melawan pabrikan-pabrikan lainnya yang sudah menang lebih sering daripada kami, dengan para pebalap yang sudah memenangi banyak balapan. Tapi jelas Jorge adalah salah satu dari pebalap-pebalap itu, memenangi tiga kejuaraan dan lebih dari 40 balapan di MotoGP."
"Dovi mendapatkan kemenangannya lagi di Sepang dan saya rasa ini juga membantunya mendapatkan kepercayaa diri ekstra terhadap apa yang bisa dia raih dengan motor ini. Jadi saya rasa Ducati punya tim yang sangat kuat untuk musim depan dan targetnya adalah menantang tim lain untuk titel juara dunia."
"Yang artinya kami mencoba, menang jelas jadi prioritas nomor satu kami tapi itu tak pernah mudah! Kami punya beberapa tahun untuk meraihnya, dimulai dari Qatar musim depan," imbuhnya.
Dall'Igna merupakan manajer umum Ducati yang memimpin redesain Desmosedici beberapa musim lalu. Sementara Stoner telah menjadi pebalap penguji Ducati sejak awal tahun ini dan ikut berperan mengembangkan motor 2017. (raw/krs)











































