Rider 23 tahun itu sejauh ini sudah mengoleksi lima titel juara dunia balap motor grand prix, tiga di antaranya pada kelas primer dalam kurun waktu empat tahun saja.
Pun begitu, Marquez tidak puas begitu saja. Rider Repsol Honda kampiun MotoGP 2016 tersebut sarat motivasi, terlebih dengan adanya sejumlah perubahan di grid lintasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Takkan sulit mencari motivasi lebih besar lagi untuk 2017 karena saya disemangati oleh adanya rider-rider lain yang berganti pabrikan dan hasrat mengalahkan mereka," ujar Marquez seperti dilansir GPOne.com.
"Yamaha akan sangat tangguh bersama kedua ridernya dan Jorge dengan Ducati. Tantangan terbesar saya akan datang dari Vinales/Rossi atau Rossi/Vinales.
"Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah Maverick akan lebih sulit dikalahkan dibandingkan Valentino, tapi ia sudah kencang," sebutnya.
(krs/mfi)











































