Vinales, yang menjalani balapan debut dengan Movistar Yamaha usai dua musim kariernya pada MotoGP sebelum ini dijalani bersama Suzuki Ecstar, menjadi rider pertama yang melewati garis finis, Senin (27/3/2017) dinihari WIB.
Tak berapa lama setelah Vinales melewati garis, siaran live MotoGP langsung menghadirkan salah satu pencapaian istimewa dari rider Spanyol berusia 22 tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
That's a very exclusive club @maverickmack25 has joined today!
β MotoGPβ’ (@MotoGP) March 26, 2017
Winner with both Suzuki & @YamahaMotoGP! #QatarGP pic.twitter.com/nI7gsMID1o
Semasa masih membela Suzuki, Vinales pernah satu kali naik podium teratas yakni di Silverstone dalam MotoGP Inggris Raya yang menjadi seri ke-12 pada musim 2016 lalu.
Dengan usianya sekarang, Vinales baru berulang tahun ke-22 pada 12 Januari lalu, maka ia pun disebut AS.com sebagai rider termuda yang mampu meraih kemenangan semasa era MotoGP dengan dua pabrikan berbeda.
Hal itu berkaitan dengan catatan lain yakni Vinales menjadi rider termuda kedua sepanjang sejarah, setelah Mike Hailwood (Norton & MV Agusta), yang memenangi seri balapan di kelas primer dengan dua motor dari pabrikan berbeda.
Sebelum balapan, MotoGP.com juga memunculkan potensi Vinales bergabung dengan Barry Sheene, Randy Mamola, dan Jack Middelburg, yang sudah meraih kemenangan pada kelas primer di atas motor Suzuki dan Yamaha -- catatan yang kini mengikutsertakan Vinales.
Fakta bahwa Vinales langsung menang dalam balapan perdananya dengan Yamaha turut menghadirkan torehan lain. AS.com menyebutnya sudah mengikuti jejak Rossi yang juga langsung meraih kemenangan dalam debutnya dengan Yamaha pada MotoGP Afrika Selatan 2004.
Keberhasilan Vinales menang di Losail juga membuat Yamaha kini mencatatkan kemenangan ketiganya secara berturut-turut di sirkuit tersebut dengan rider-rider berbeda; Rossi di 2015, Jorge Lorenzo pada 2016, dan Vinales di 2017.
(krs/fem)











































