Mengawali balapan MotoGP Prancis di sirkuit Le Mans, Minggu (21/5/2017) malam WIB dari posisi 13, Pedrosa langsung naik ke posisi tujuh setelah putaran pertama. Dia kemudian perlahan-lahan memperbaiki posisi dan mendekati para pebalap di grup terdepan.
Di putaran ke-18 dia sudah berada di posisi tiga, berkat jatuhnya rekan setim, Marc Marquez. Pada akhirnya di mendapatkan berkah lainnya di putaran terakhir, setelah pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi juga terjatuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu adalah latihan mental yang amat menuntut diri, untuk mencoba cepat tapi tidak jatuh, tampil agresif tapi juga tenang. Tapi pada akhirnya saya start dengan bagus, masuk tikungan pertama cukup baik, dan dengan cepat menemukan ritme yang bagus," imbuhnya.
Dalam aksinya melewati sejumlah pebalap, Pedrosa sempat bersenggolan dengan Cal Crutchlow. Pedrosa yang masuk dari bagian dalam tikungan mendesak Crutchlow ke jalur luar, tapi tak ada insiden serius karena masih sama-sama bisa melanjutkan balapan.
Di beberapa putaran akhir, Pedrosa harus meredam aksinya karena mulai merasakan getaran di RC213V miliknya.
"Saya minta maaf atas itu (senggolan dengan Crutchlow) tapi sungguh itu tidak sengaja. Saya cuma baru meluncur kencang usai melewati Dovi dan tidak berniat melewati Cal di tikungan itu. Tapi dia melakukan kesalahan kecil yang sedikit membuka jalu, jadi saya masuk lewat dalam dan kami bersentuhan," sambung Pedrosa.
"Saya senang tidak ada sesuatu yang serius terjadi. Setelah Marc terjatuh, saya terus berusaha tapi sudah dua detik di belakang para penunggang Yamaha. Saya mulai merasakan getaran dan memutuskan tetap tenang karena tak mau melakukan kesalahan," tandas pebalap 31 tahun ini. (raw/cas)











































