Lorenzo masih saja kesulitan menemukan feel dengan motor Ducati tunggangannya sejauh ini. Performanya naik-turun dan berbanding terbalik dengan rekan setimnya Andrea Dovizioso yang sudah meraih dua kemenangan.
Performa kurang meyakinkan Lorenzo berlanjut pada seri MotoGP Belanda akhir pekan ini. Sedari sesi latihan bebas pertama, Lorenzo tak mampu beradaptasi dengan lintasan basah karena hujan yang turun selama pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu adalah posisi start terburuk Lorenzo sejak memulai kariernya di MotoGP pada 2008 silam. Atas hal tersebut, Lorenzo pun menyalahkan karateristik ban Michelin yang tak cocok dengan kondisi sirkuit saat itu sehingga gagal menggeber motornya dalam kecepatan tinggi.
"Tak diragukan ini adalah bencana jika kita melihat hasilnya," ujar Lorenzo seperti dikutip Autosport.
"Untuk saat ini, di titik terpenting adalah ketika saya merasa begitu buruk. Itu dimulai ketika hujan lebat mengguyur di Q1," sambungnya.
"Saya tidak punya grip sama sekali, seperti bermain ice-skating dan ban depan pun begitu keras."
"Jika saja genangan tidak begitu parah, saya bisa saja lolos ke Q2 dan tampil lebih baik. Saya yakin jika lintasan tak begitu tergenang, setidaknya saya bisa posisi lima besar."
(mrp/cas)











































