Pebalap Ducati itu start dari posisi ketujuh untuk finis ketujuh pada lomba yang digelar Minggu (24/9/2017). Sebelum balapan, Dovizioso dan Marquez sama-sama mengoleksi 199 poin tapi kini jarak kedua pebalap melebar 16 poin, usai pebalap Honda Repsol itu tampil sebagai pemenang.
Pada dasarnya, Dovizioso kurang kompetitif di sepanjang akhir pekan. Sejak latihan bebas, Dovizioso tidak pernah bisa menembus lima besar alih-alih tiga besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang bukan yang terbaik, kami kehilangan banyak poin," ungkap Dovizioso di Autosport. "Tapi kami tahu poin-poin yang bisa kami dapatkan dalam empat balapan. Ini bukan sebuah drama."
"Akan sulit karena Marc sangat cepat di kondisi apapun, di lintasan apapun. Maverick juga sangat tangguh," sambung dia.
"Tapi kupikir kami punya kesempatan dan tentunya kami akan mencoba sampai akhir. Hal bagusnya tentang kejuaraan ini adalah di momen apapun Anda bisa mengubah kenyataan. Ini menyenangkan. Kadang-kadang negatif, kadang-kadang positif," Dovizioso menambahkan.
MotoGP 2017 tinggal menyisakan empat seri; Motegi (15 Oktober), Phillip Island (22 Oktober), Sepang (29 Oktober), dan Valencia (12 November). (rin/cas)











































