Jelang MotoGP Italia
Italiano Berebut Fans di Mugello
Jumat, 03 Jun 2005 08:39 WIB
Jakarta - Membalap di depan publik sendiri selalu punya nilai lebih buat yang melakoninya. Itu sebabnya pembalap asal Spanyol Sete Gibernau mengkhawatirkan performa para pembalap tuan rumah pada balap MotoGP Italia hari Minggu (5/6/2006) lusa."Ini akan jadi balapan yang sulit karena pembalap-pembalap Italia bertarung di depan fansnya sendiri. Mereka punya motivasi ekstra," demikian cetus pembalap dari tim Movistar Honda itu.Ucapan Gibernau tersebut tentu secara umum ditujukan kepada Valentino Rossi (Gauloises Yamaha), Max Biaggi (Repsol Honda), Marco Melandri (Movistar Honda), Loris Capirossi (Marlboro Ducati), termasuk pembalap privat dari tim Blata WCM, Franco Battaini.Lantas, siapa dari kelima pembalap tuan rumah itu yang akan memperoleh dukungan terbanyak dari tifosi Mugello? Mungkinkah dukungan itu terbagi rata buat mereka?Sepertinya sih, tidak. Atau paling tidak, kondisional. Kalau Battaini punya peluang menandingi Gibernau, pasti fans akan habis-habisan membela Battaini. Beda misalnya dengan Rossi yang bertarung melawan Capirossi."Pabrik Ducati hanya 60 kilometer dari sini," demikian Capirossi menyebut modalnya tampil di Mugello. Dibandingkan para kompratiotnya, Capirossi mungkin lebih mengenal karakter trek sirkuit ini setelah lima tahun lalu menjadi orang Italia pertama yang tampil sebagai juara di kandangnya sendiri.Tapi usia sukses Capirossi sudah tergolong lawas, terlebih jika dibandingkan Rossi. Statistik menunjukkan pembalap berjuluk "Doctor" itu selalu mengibarkan bendera Italia di podium teratas dalam tiga musim terakhir."Tentu saja Mugello sangat spesial buatku karena ini rumah sendiri. Saya berharap banyak orang akan datang ke sini," cetusnya. "Tahun lalu betul-betul tak bisa dipercaya. Sulit menjelaskan emosi yang kurasakan saat mendengar sorak sorai penonton di lap-lap terakhir."Momen yang dimaksud Rossi adalah ketika ia berhasil mengalahkan Gibernau di lap pamungkas dan keluar sebagai juara hanya dengan selisih waktu sepersepuluh detik. Aksinya itu tentu jauh mengundang decak kagum penonton ketimbang Biaggi yang finis di urutan ketiga.Tapi Biaggi juga tak mau disebut kurang dukungan. "Saya punya banyak penggemar di sini dan mudah-mudahan mereka akan merayakan kemenangan bersamaku pada hari Minggu besok," klaim Italiano yang kini menempati urutan empat di klasemen sementara itu.Bagaimana dengan Melandri? Tak kalah yakin. Bahkan bisa jadi ia punya motivasi lebih besar ketimbang yang lain. Pertama, ia ingin mengalahkan Rossi sebagai pembalap tuan rumah terbaik tahun ini. Kedua, jika menang, maka perolehan nilainya di klasemen sementara bakal kian mendekati Rossi yang saat ini unggul 37 poin dari dirinya."Ini balapan istimewa buat kami semua. Tapi saya akan mencoba memberi pressure itu pada Valentino dan konsentrasi pada tugasku saja," ujar pembalap yang pernah empat kali juara di Mugello saat berkarir di kelas 125cc dan 250cc.Kira-kira begitulah enaknya jadi pembalap tuan rumah karena bisa dengan enteng mengklaim punya banyak dukungan. Padahal, siapa bilang pembalap asing tidak punya pendukung di tanah orang lain? Tanya saja Gibernau."Saya punya banyak fans Italia. Dan akan jadi hadiah indah buat para mekanik Italia dan timku jika saya bisa juara di sini," imbuhnya. Jadi, Mugello punya siapa nih? (a2s/)











































