Dovizioso sukses menjadi penantang kejuaraan dunia musim lalu. Ia memaksa pebalap Repsol Honda Marc Marquez memperebutkan gelar hingga seri terakhir, sebelum akhirnya kalah dan hanya jadi runner up.
Tak banyak yang memprediksi performa Dovi bisa sedemikian hebat di musim lalu. Setelah hanya memenangi dua balapan dalam sembilan tahun, pebalap asal Italia itu mampu meraih enam kemenangan pada 2017.
Baca juga: Ducati: Lorenzo Bantu Meyakinkan Dovizioso |
Dovizioso pun sadar ekspektasi terhadapnya akan lebih besar di musim 2018.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di 2018, fokus Dovi tentu tampil apik sejak seri perdana di Qatar. Selain untuk kembali bersaing memperebutkan gelar, itu akan bagus untuk pembahasan kontraknya yang habis 2019.
"Semua orang punya situasi yang sama untuk dihadapi, sebab semuanya akan menandatangani kontrak untuk masa depan dan mendapatkan hasilnya," Dovi menambahkan.
"Karena sekarang kita sedang bicarakan hasil musim lalu, tapi kalau memulai musim dengan cara yang kurang bagus, segalanya akan berubah (dalam hal opsi kontrak Anda)."
"Itu yang saya bilang saya sangat fokus pada tes dan beberapa balapan pertama kejuaraan," Dovi menegaskan.
(yna/krs)











































