DetikSport
Minggu 11 Maret 2018, 18:35 WIB

Ducati: Sesegera Mungkin Harus Ada Balapan MotoGP di Indonesia

Kris Fathoni W - detikSport
Ducati: Sesegera Mungkin Harus Ada Balapan MotoGP di Indonesia Dua rider Ducati di sirkuit MotoGP (Foto: JOSE JORDAN / AFP)
Roma - Sporting Director Ducati Paolo Ciabatti membahas soal MotoGP di Asia Tenggara. Ia menyebut MotoGP harus sesegera mungkin membalap di Indonesia.

MotoGP 2018 menandai bertambahnya seri balapan MotoGP di wilayah Asia Tenggara. Tak lagi hanya Malaysia, seri balapan tahun ini juga akan dilangsungkan di Thailand.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Speedweek.com, Ciabatti ditanya mengenai pandangannya mengenai kemungkinan membalap di negara-negara Asia lain, secara khusus Asia Tenggara, dengan Indonesia menjadi salah satunya.

"Sesegera mungkin kami harus membalap di Indonesia," kata Ciabatti.

"Indonesia merupakan sebuah negara besar, banyak pabrikan yang sangat antusias. Ada tujuh atau delapan juta motor yang terjual setiap tahunnya, tapi utamanya 100cc moped dan skuter."


"Di sosial media, orang-orang Indonesia setia memantau para pebalap. 40 persen follower saya di Instagram bahkan dari Indonesia," ucapnya.

Pada bulan Februari lalu Ducati sempat menyambangi Indonesia dengan membawa serta kedua pebalapnya, Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Ia tampaknya sedemikian terkesima dengan sambutan dari fans MotoGP di Indonesia.

"Pada bulan Februari lalu saya ada di Indonesia bersama Lorenzo dan Dovizioso untuk sebuah acara," ucapnya.


"Fansnya benar-benar menggilai MotoGP, khususnya dari kaum pria. Di sana rider MotoGP adalah pahlawan, Lorenzo pun sangat diidolakan. Jika sudah ada basis penggemar yang seperti itu, bisa Anda bayangkan seperti apa jika nanti ada balapan?".

"Saat ini ada sejumlah proyek untuk sirkuitnya, semoga saja akan ada keputusan akhir pada tahun 2019," tuturnya.

Wacana Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP sudah lama bergulir, dengan sejumlah nama tempat disebut-sebut sebagai kandidat untuk menghajat balapan kelas primer kejuaraan dunia grand prix itu. Tapi sejauh ini belum ada tanda-tanda hal itu akan terealisasi.


(krs/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed