detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 14 Mar 2018 11:57 WIB

MotoGP Qatar Empat Musim Terakhir Rutin Hadirkan Pemenang Berbeda

Kris Fathoni W - detikSport
MotoGP Qatar musim lalu menghadirkan Vinales sebagai pemenang (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images) MotoGP Qatar musim lalu menghadirkan Vinales sebagai pemenang (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta - MotoGP 2018 akan bergulir pekan ini, dengan MotoGP Qatar jadi seri balapan pembuka. Dalam empat musim terakhir, tak ada rider yang bisa menang dua kali di sana.

Di bawah langit malam bertaburkan cahaya-cahaya lampu di atas lintasan, Sirkuit Internasional Losail akan kembali menggelar seri balap kejuaraan dunia grand prix di malam hari -- semenjak kali pertama melakukannya pada 2008 silam.


Balapan di Losail sekaligus menandai dimulainya kembali persaingan para rider MotoGP dalam memacu kuda besinya untuk jadi yang terbaik. Menilik kecenderungan sengitnya persaingan dalam beberapa musim terakhir, termasuk ketika Marc Marquez dan Andrea Dovizioso bersaing sampai seri terakhir pada musim lalu, balapan penanda dimulainya musim baru ini jadi sangat dinanti-nanti.

Marquez, sebagai juara bertahan, akan dapat perhatian terbesar. Apalagi rider Repsol Honda tersebut tampak lebih optimistis menatap musim seiring dengan hasil-hasil tes pramusimnya di atas RC213V 2018.

Pun demikian, juara dunia enam kali balap motor grand prix (empat di kelas primer) itu sebenarnya tak punya catatan mentereng dalam menempati podium teratas Losail. Marquez cuma pernah dua kali melakukannya: 2012 di Moto2 dan 2014 di MotoGP.

Hasil Marquez di Losail itu sendiri, terkait jumlah podium teratas, bahkan lebih baik daripada Dovizioso. Rider Ducati tersebut belum pernah menang di Qatar, kendatipun mampu jadi runner-up selama tiga musim terakhir.


Membahas lebih jauh soal jumlah kemenangan di Losail, Valentino Rossi (Movistar Yamaha) merupakan rider aktif yang paling rutin naik podium teratas MotoGP Qatar (2005, 2006, 2010, 2015). Empat kemenangan Rossi dalam balapan kelas primer di Losail tersebut menyamai jumlah pencapaian dari Casey Stoner (2007, 2008, 2009, 2011) yang sudah pensiun sejak akhir 2012.

Sementara jika menyertakan seluruh kelas maka Jorge Lorenzo, yang menjalani musim kedua bersama Ducati, punya kemenangan terbanyak di Losail. Ia enam kali naik podium teratas dengan rincian tiga di MotoGP, dua kali di 250cc, dan sekali di 125cc.

MotoGP Qatar sendiri tidak pernah memunculkan pemenang yang sama dalam empat musim terakhir. Marquez berjaya di 2014 dan kemudian dilanjutkan dengan Rossi (2015), Lorenzo (2016), dan musim lalu Maverick Vinales dari Movistar Yamaha. Sebelum tren itu muncul, Lorenzo sebenarnya berhasil meraih dua kemenangan secara berturut-turut (2012 dan 2013), ketika masih membela tim pabrikan Yamaha.

Maka balapan di Losail akhir pekan ini jadi semakin patut dinanti. Apa tren empat musim terakhir akan berlanjut dengan memunculkan rider lain lagi? Atau justru salah satu dari Marquez, Rossi, Lorenzo, atau Vinales bisa menyudahi kecenderungan ini?



-------

Dapatkan 10 merchandise menarik dari detikcom, dengan mengikuti survei ini

(krs/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed