DetikSport
Senin 28 Mei 2018, 08:33 WIB

Balapan GP Monako Dianggap Paling Membosankan di F1

Meylan Fredy Ismawan - detikSport
Balapan GP Monako Dianggap Paling Membosankan di F1 Daniel Ricciardo memenangi balapan GP Monako pada Minggu (27/5/2018) (Foto: Benoit Tessier/Reuters)
Monako - Fernando Alonso menganggap balapan GP Monako tahun ini sebagai balapan paling membosankan dalam sejarah Formula 1. Menurutnya, fans yang sudah membeli tiket layak mendapatkan refund.

Balapan GP Monako 2018 di Sirkuit Monte Carlo, Minggu (27/5/2018), dimenangi oleh pebalap Red Bull, Daniel Ricciardo. Ricciardo, yang start dari pole position, mampu mengalahkan Sebastian Vettel meski mesin mobilnya bermasalah selama lebih dari separuh balapan.

Di belakang Ricciardo dan Vettel ada Lewis Hamilton, Kimi Raikkonen, Valtteri Bottas, dan Esteban Ocon. Posisi finis enam besar tersebut sama persis dengan urutan ketika start.


Alonso, yang start dari posisi ketujuh, juga tetap berada di posisi tersebut hingga mobilnya mengalami masalah ketika balapan tersisa 25 putaran. Pebalap McLaren itu pun gagal finis.

Alonso kecewa karena peluangnya untuk menambah poin menguap. Dia merasa pasti mendapatkan angka jika mampu menyentuh garis finis mengingat minimnya overtaking di Monako.

"Saya ada di posisi ketujuh dan aman karena di sini tak ada overtaking. Kami kehilangan sejumlah poin bagus hari ini," ujar Alonso seusai lomba seperti dikutip Crash.net.

"Saya tak tahu persis, sesuatu di girboks atau sesuatu di mesin, tapi kami kehilangan tenaga dan kami kehilangan sinkronisasi persneling," katanya saat ditanya soal penyebab mobilnya berhenti.

Di mata Alonso, balapan di Monako kali ini benar-benar membosankan dan tak menghibur.

"Mungkin ini balapan paling membosankan yang pernah ada, tanpa safety car, tanpa bendera kuning. Saya pikir olahraga ini perlu sedikit berpikir mengenai pertunjukan, karena ini sangat mengecewakan," tutur pebalap Spanyol itu.

"Saya pikir mungkin kita perlu memberikan sesuatu ke fans pada akhir balapan untuk mengganti sedikit dari tiket mereka," kata Alonso.


Hal serupa diungkapkan oleh Raikkonen. Pebalap Ferrari itu sepakat kalau balapan di Monako dianggap tak menarik.

"Kualifikasi menentukan sebagian besar hal di sini. Tak banyak yang terjadi. Bagian menentukan berikutnya adalah start dan semua orang mengemudi di belakang satu sama lain. Siapa yang membalap di depan menentukan kecepatan," ujar Raikkonen.

"Harus ada kesalahan besar untuk bisa dilewati. Kami akhirnya membalap sekitar 70 lap cuma berkeliling, menyelesaikan balapan. Bukan yang paling menarik, tentu saja," katanya.



(mfi/mfi)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed