detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 19 Jul 2018 02:46 WIB

Dovizioso Khawatirkan Jarak dengan Yamaha

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Andrea Dovizoso tertinggal dari para rivalnya. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images) Andrea Dovizoso tertinggal dari para rivalnya. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta - Andrea Dovizioso tidak memikirkan jarak dengan Marc Marquez. Tapi pebalap Ducati itu mengaku khawatir tentang jaraknya dengan duo Yamaha usai MotoGP Jerman.

Sampai paruh pertama musim ini, Dovizioso gagal mengulang laju sensasionalnya di sepanjang 2017 saat tampil sebagai runner-up. Dari sembilan balapan yang sudah berlangsung, Dovizioso cuma sekali menang (di Qatar), sekali finis kedua dan sudah tiga kali retired.

Pada balapan terakhir di Sachsenring, Jerman, akhir pekan lalu, Dovizioso tidak dapat berbuat banyak. Start dari posisi kelima, Dovizioso tak mampu menembus barisan depan sehingga harus puas finis ketujuh. Pebalap Italia itu bahkan dilewati Valentino Rossi, yang sukses finis kedua usai start dari posisi keenam.


Akhirnya, Yamaha mampu mengamankan dua podium. Hasil yang membuat Dovizioso kini tertinggal jauh di papan klasemen. Dengan koleksi 88 poin, Dovi terpaut 77 poin dari Marquez, 31 poin dari Rossi dan 21 poin dari Maverick Vinales.

Kompetisi saat ini memasuki jeda musim panas. Saatnya bagi Ducati untuk memperbaiki performanya agar tak semakin tertinggal dari para rival di paruh kedua musim.

"Jaraknya memang besar," Dovizioso mengungkapkan di Crash.net. "Tapi aku lebih khawatir tentang jarak dengan Yamaha."


"Sebelum balapan, kami tidak memikirkan tentang Marc. Marc melakukan hal yang tepat di banyak balapan dan dia menciptakan sebuah jarak yang besar. Marc memang tidak berbeda, dengan kecepatan kami dibandingkan Marc sangatlah kecil, jadi ini positif. Jadi aku tidak kcemas tentang itu."

"Kejuaraannya memang ada sebuah jarak yang lebih besar, tapi seperti sebelum balapan ini dan seperti sekarang kami tidak memikirkan tentang gelar juara karena tidak ada alasan apapun untuk memikirkan tentang gelar juara. Kami harus mengerjakan area-area di mana kami tidak cukup bagus, karena sampai Anda OK, Anda tidak akan bisa bersaing dengan Valentino, Maverick, yang lain. Kami fokus di situ."

MotoGP akan kembali bergulir pada awal Agustus di Brno, Republik Ceko.


(rin/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed