detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 19 Nov 2018 15:02 WIB

Bukan Cuma Setelan Motor, Mentalitas Juga Berperan dalam Kemenangan Dovi

Putra Rusdi Kurniawan - detikSport
Andrea Dovizioso juara MotoGP Valencia. (Foto: Heino Kalis/Reuters) Andrea Dovizioso juara MotoGP Valencia. (Foto: Heino Kalis/Reuters)
Jakarta - Andrea Dovizioso tampil sebagai pemenang di MotoGP Valencia. Kemenangan itu bukan semata karena perubahan setelan, melainkan soal mentalitas juga.

Andrea Dovizioso memenangi MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (18/11/2018) malam WIB. Rider Ducati itu finis di depan Alex Rins dan Pol Espargaro dalam balapan yang berlangsung kacau karena guyuran hujan lebat.




Derasnya hujan yang mengguyur membuat balapan harus direstart karena belum memenui kuota 3/4 dari total 27 putaran yang direncanakan. Start ulang kemudian dilakukan dengan posisi grid berdasarkan pada peringkat pebalap di lap ke-13.

Pada balapan pertama, Dovizioso sempat berada di posisi kedua namun tertinggal jauh dari Rins yang memimpin. Dia baru bisa melewatinya di putaran ke-13 atau satu lap sebelum bendera merah berkibar.

Setelah restart, Dovizioso tak terbendung dan finis dengan selisih 2,75 detik dari Rins. Sementara Valentino Rossi yang sempat berada di posisi kedua malah terjatuh dan cuma finis di posisi 13.




Dovizioso mengakui ada perubahan setelan saat balapan dihentikan dan itu membantunya menang. Tapi lebih dari itu, dia menilai mengendurnya para rival yang sudah terlihat tangguh sejak di sesi latihan bebas memberinya keuntungan besar.

Bahkan Rossi yang harus start dari posisi 16 saja bisa melesat untuk bersaing di barisan terdepan, meski pada akhirnya terjatuh. Sementara rider-rider yang tangguh di latihan bebas, khususnya di kondisi lintasan basah, seperti Danilo Petrucci, Jack Miller, dan Marc Marquez malah gagal finis.

"Saya tak tampil lebih cepat dari latihan saat balapan, hanya saja sejumlah pebalap lebih lambat di balapan ketimbang ketika mereka melaju di latihan. Kebanyakan pebalap sangat cepat di latihan, tapi bukan di balapan. Tak ada perubahan yang besar dari saya untuk meningkatkan performa," ujar Dovizioso usai MotoGP Valencia dilansir dari Crash.




"Mentalitas seorang pebalap sangat memengaruhi di latihan dan balapan. Jika Anda mulai berlatih dengan ban slick atau basah, semua orang bisa melaju kencang tapi di balapan tak banyak yang bisa begitu. Saya pikir pendekatan saat balapan jadi perbedaan yang besar."

"Selalu ada banyak cara untuk bekerja selama akhir pekan jadi ketika Anda bukan yang tercepat (di latihan) bukan berarti anda tak bisa bersaing untuk berada di podium. Jika anda bisa bertarung untuk podium maka lebih mudah untuk bersaing memburu kemenangan," tutur pebalap 32 tahun ini. (raw/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed