detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 22 Jan 2019 14:33 WIB

Cerita Yamaha Nyaris Dapatkan Pedrosa

Yanu Arifin - detikSport
Dani Pedrosa sempat didekati Yamaha sebelum memutuskan pensiun. (Foto: Jose Jordan/AFP Photo) Dani Pedrosa sempat didekati Yamaha sebelum memutuskan pensiun. (Foto: Jose Jordan/AFP Photo)
Selangor - Sebelum memilih pensiun, Dani Pedrosa rupanya sempat menjalin komunikasi dengan tim satelit Yamaha, SIC Petronas Yamaha. Bagaimana ceritanya?

Adalah CEO Sepang, Razlan Razali, yang mengungkapkan hal itu. Ketika Pedrosa sedang mempertimbangkan pensiun, usai tempatnya di Repsol Honda diambil alih Jorge Lorenzo, tim Garpu Tala sempat melobinya.

Pedrosa pun sempat mempertimbangkannya. Pada akhirnya, rider berusia 31 tahun itu memilih pensiun sebagai pebalap.




"Pembicaraan Pedrosa benar adanya. Itu sangat intens. Dia berbicara dengan Yamaha, Yamaha meyakinkannya akan memberikan semua dukungan yang dia butuhkan. Saya duduk bersamanya, juga bersama dengan Carmelo [Ezpeleta, CEO Dorna] dan membicarakan hal yang sama," kata Razlan Razali kepada Crash.

"Tetapi ketika seorang pembalap tidak yakin secara mental untuk melanjutkan balapan, tidak banyak yang bisa kami lakukan. Tapi kami sedang dalam diskusi serius. Ketika dia memutuskan untuk mengulurnya sehari dan dia benar-benar menelepon dan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang ditawarkan."




"Dia meminta maaf karena tidak merespons lebih cepat, tetapi saya bisa mengerti bahwa itu adalah keputusan besar baginya dan Saya menghormati keputusannya," ucap Razlan.

Kini Pedrosa memutuskan bekerja di balik layar. Ia tak mau lagi balapan, dan lebih memilih menjadi test rider untuk KTM. (yna/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed