ADVERTISEMENT

Dorna Beri Kesempatan Indonesia Gelar MotoGP Selama 5 Tahun, Apa Alasannya?

Mercy Raya - Sport
Senin, 25 Feb 2019 20:55 WIB
Foto: Bryn Lennon/Getty Images
Jakarta - Indonesia mendapat durasi kontrak menggelar MotoGP selama lima tahun. Apa alasan Dorna mau memberi durasi kontrak selama itu?

Dorna telah resmi mengumumkan bahwa Indonesia akan menggelar MotoGP mulai 2021. Bersama ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation), keduanya sepakat menjalin kerjasama sampai lima tahun mendatang.

CEO ITDC, Abdulbar M. Mansoer, mengungkapkan alasan Dorna memberi durasi kontrak sampai lima tahun. Itu karena Indonesia punya pasar MotoGP yang sangat seksi.


"Selain itu (sebagai pasar), mungkin mereka melihat kami adalah BUMN. Kalau Buriram (Thailand) yang saya dengar swasta," kata Abdulbar di Kantor Kemenpora, Senayan, Senin (25/2/2019).

"Hal lain mungkin kami pengembang pariwisata, di Nusa Dua sudah 30 tahun. Kami sih senang untuk jangka panjang artinya kepastian pengembalian investasinya lebih bagus," ujar dia kemudian.

Abdulbar juga mempertegas bahwa aturan infrastuktur (jalan-jalan dasar) di Mandalika membutuhkan biaya Rp 4,5 triliun. Sekalipun ada yang mengabarkan Rp 40 triliun itu untuk seluruh kawasannya.

"Untuk hotel semua selesai, (anggarannya) bisa 10 kalinya. MotoGP masih dihitung, belum tahu angka, itu domain investor saya. Saya pemilik tanah dan yang punya lisensi, yang bangun budget dari Vinci," kata dia.


Vinci Construction Grands Projects, merupakan perusahaan asal Prancis yang bergerak di bidang jasa konstruksi, yang memberikan investasi sebesar 1 miliar dollar AS selama 15 tahun dalam bentuk blanket agreement untuk pembangunan distrik hiburan dan olahraga terpadu di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, NTB.

"Mereka blaket agreement besar, jadi dilihat mana yang didahulukan. Kalau sekarang MotoGP, bisa lebih cepat, bisa pas 15 tahun," dia menjelaskan.


(mcy/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT