detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 10 Apr 2019 09:26 WIB

Marquez: Dovizioso Finis Ketiga di Argentina adalah Sinyal Bahaya

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Marc Marquez mewaspadai persaingan lebih ketat dengan Andrea Dovizioso musim ini. (Foto: Ibraheem Al Omari/REUTERS) Marc Marquez mewaspadai persaingan lebih ketat dengan Andrea Dovizioso musim ini. (Foto: Ibraheem Al Omari/REUTERS)
Jakarta - Marc Marquez yakin persaingan gelar musim ini akan berat, lebih berat dari sebelumnya-sebelumnya. Andrea Dovizioso yang jadi rival utamanya kini lebih stabil.

Marquez mengawali MotoGP 2019 dengan hasil oke. Setelah finis kedua di MotoGP Qatar, rider Repsol Honda itu menang dengan dominan pada seri kedua di Argentina.

Marquez kini memimpin klasemen dengan 45 poin, disusul Dovizioso dengan 41 poin. Dovizioso meraih poin-poin itu usai juara di Qatar dan finis ketiga di Argentina.




Terkait finis ketiga yang diraih Dovizioso di Argentina itu, Marquez memberikan penilaian. Baginya itu adalah sebuah alarm untuk persaingan gelar.

Sebab Dovizioso sebelumnya punya riwayat buruk di Autodromo Termas de Rio Hondo. Sejak trek itu menjadi tuan rumah MotoGP pada 2014 hingga 2018 lalu, Dovizioso hanya sekali naik podium kala finis kedua di 2015.

Pada empat kesempatan lainnya, pebalap Ducati tersebut hanya finis di posisi 9, 13, dan 6 serta satu kali tak menuntaskan balapan. Marquez percaya Dovizioso kini sudah punya formula untuk menangani sirkuit-sirkuit, yang secara karakter sulit untuk Ducati sebelumnya.




"Kemenangan di Argentina sangatlah mudah, tapi dalam perjalanan musim situasinya takkan seperti ini. Dovizioso adalah lawan terkuat saya. Dia tiba dari dua tahun yang berjalan sangat bagus, dengan pengalaman yang bagus," ujar Marquez dikutip Autosport.

"Saya rasa Dovizioso semakin membaik di titik-titik buruk yang sebelumnya dipunyai. Dia sebelumnya punya tiga atau empat trek yang buruk dalam dua tahun terakhir, dan ini membuatnya kehilangan banyak poin."

"Dia banyak bekerja membenahi bagian ini dan sekarang jadi lebih baik, dia lebih konsisten. Ini membuatnya lebih berbahaya untuk kejuaraan, karena tak terlalu kepayahan lagi. Dia sudah finis ketiga di Argentina, podium," imbuhnya.


(raw/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed