detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 11 Mei 2019 08:56 WIB

Dovizioso: Ducati Masih Lambat di Tikungan

Putra Rusdi K - detikSport
Andrea Dovizioso menilai Ducati masih lambat di tikungan (Mirco Lazzari gp/Getty Images) Andrea Dovizioso menilai Ducati masih lambat di tikungan (Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jerez - Andreas Dovizioso mengaku Ducati masih cukup lambat saat melaju di tikungan cepat. Ini menjadi salah satu penyebab dia sulit bersaing dengan Marc Marquez.

Dovizioso sebenarnya mengawali musim ini dengan cukup baik. Ia meraih podium pertama di MotoGP Qatar dan mengakhiri lomba pada urutan ketiga saat berlaga di seri Argentina. Namun dalam dua gelaran terakhir yaitu Amerika Serikat dan Jerez, pebalap asal Italia berturut-turut hanya finis di urutan keempat.

Hal ini membuat posisi Dovizioso di klasemen pebalap melorot ke urutan ketiga. Ia tertinggal tiga angka dari Marc Marquez yang memuncaki klasemen.




Marquez masih tampil dominan pada MotoGP musim ini. Pebalap juara dunia lima kali dua kali meraih podium di Argentina dan Spanyol, sementara saat seri Qatar, ia mengakhiri balapan di posisi kedua.

Beruntung kala berlaga di Amerika serikat pebalap asal gagal finis. Jika tidak, Marquez bisa meraih podium dan makin menjauh dari para pesaingnya di klasemen.

Dovizioso menilai kelemahan Ducati saat melaju di tikungan menjadi salah satu sebab dirinya cukup sulit bersaing dengan Marquez. Ia berharap timnya segera memperbaiki hal ini agar tak semakin jauh tertinggal dengan pebalap asal Spanyol tersebut.




"Tujuan kami adalah untuk naik ke podium dan kami tidak (mencapainya), ini adalah negatif, Bagian negatif lainnya adalah mengenai kecepatan kami di tikungan cepat. Saya berjuang di awal lomba, saya tidak bisa menjaga kecepatan itu," tutur Dovizioso dilansir dari Autosport.

"Kami bekerja cukup baik selama latihan, kecepatan kami cukup bagus tetapi hanya saat balapan yang dapat menunjukkan kenyataan yang ada. Saya pikir (kita mungkin) memiliki limit yang lebih kecil di sana [tikungan cepat], tetapi kecepatan kita tidak cukup untuk tetap berada di depan," tuturnya menyimpulkan.



(pur/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed