detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 16 Jul 2019 14:23 WIB

Ducati: Honda Memelintir Pernyataan soal Marquez untuk Bikin Kontroversi

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Ducati dan Honda perang komentar terkait Marc Marquez. (Foto: Mirco Lazzari gp / Getty Images) Ducati dan Honda perang komentar terkait Marc Marquez. (Foto: Mirco Lazzari gp / Getty Images)
Jakarta - Perang komentar antara Ducati dan Honda berlanjut. Yang teranyar, Ducati menuding Honda sengaja memelintir pernyataan untuk memicu kontroversi.

Perang komentar ini bermula dari pernyataan Direktur Keolahragaan Ducati Paolo Ciabatti pada Mei lalu. Ia menyebut bahwa Marc Marquez mengubah sejarah MotoGP dan mendulang gelar-gelar juara dunia untuk Honda.

"Marc adalah seorang rider yang mengubah sejarah MotoGP, tanpa dia Honda tidak akan memenangi apapun. Sejak 2013, mereka tidak pernah memiliki seorang rekan setim yang sebanding dengan dia di kejuaraan," ucap Ciabatti kala itu.




Honda lewat Manajer Tim Alberto Puig dengan cibiran. Puig menyebut bahwa dengan segala upaya yang dikerahkan, Ducati masih belum memenangi apapun sejak regulasi baru beberapa tahun terakhir ini.

"Saya pikir Ciabatti mesti melihat kemenangan Honda di kelas 500 dan MotoGP, seluruh titel-titel juara. Kalau melihat ke belakang, dia mungkin tidak akan bicara begitu," sembur Puig kepada El Confidential, yang dikutip GPOne.

"Apa yang jelas adalah Ducati, dengan seluruh usaha yang sudah dikerahkan, cuma memenangi satu gelar juara dunia saja dan semua orang yang tahu sejarah kejuaraan ini tahu bahwa gelar itu dimenangkan oleh Casey Stoner."

"Satu-satunya rider yang menang dengan Ducati, dalam situasi yang istimewa dan ya itu saja. Sejak saat itu, dalam beberapa tahun terakhir, Ducati mengalami masalah dengan regulasi teknis yang baru. Saya pikir mereka sedang mengusahakan segalanya bahkan lebih, tapi sampai sekarang semuanya percuma. Mereka toh masih belum memenangi apapun," ceplos Puig.




Nah, Ciabatti kembali membalas komentar tersebut. Ia menilai bahwa komentarnya sudah disalahartikan, dengan niat untuk memunculkan kontroversi.

Ciabatti percaya bahwa peryataannya yang lalu semata-mata menunjukkan fakta, bahwa Honda bisa bangkit bersama Marquez. Sebelum Marquez tiba di kelas premier, Honda hanya dua kali juara dunia lewat Nicky Hayden dan Casey Stoner dalam sembilan musim sejak 2004.

"Yang dilakukan Puig adalah menyalahartikan pernyataan saya dengan niat menciptakan kontroversi. Dengan begitu, Anda bisa menyerang Ducati secara cuma-cuma," katanya seperti dilansir Autosport.

"Saya cuma menekankan satu fakta tak terbantahkan, yakni peran yang dimainkan Marc dalam kemenangan-kemenangan dan kejuaraan yang Honda kumpulkan sejak dia debut di MotoGP pada 2013."




"Dengan segenap respek saya untuk Honda, angka-angkanya akan sangat berbeda tanpa Marquez meski punya dua pebalap bagus seperti Dani Pedrosa dan Cal Crutchlow," imbuh Ciabatti. (raw/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com