detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 24 Okt 2019 14:24 WIB

Burgess: Mungkin Karena Rossi Sudah Terlalu Lama Balapan

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Penampilan Valentino Rossi menurun drastis di musim ini. (Foto: Mirco Lazzari gp / Getty Images) Penampilan Valentino Rossi menurun drastis di musim ini. (Foto: Mirco Lazzari gp / Getty Images)
Jakarta - Eks kepala kru Valentino Rossi, Jeremy Burgess, mengatakan pebalap veteran itu sudah terlalu lama berlaga di MotoGP. Menyusul penurunan performa Rossi di 2019.

Sejak memenangi MotoGP Belanda 2017, pebalap Yamaha berusia 40 tahun itu belum lagi bisa menjejak podium tertinggi balapan. Rossi bahkan cuma dua kali naik finis podium di musim ini saat menjadi runner-up di Argentina dan Austin.

Setelahnya, Rossi mentok finis keempat yang diperoleh di Austria, Inggris, San Marino, dan Thailand. Bahkan juara dunia sembilan kali itu bahkan hanya mampu finis kedelapan dalam dua balapan terakhir yang dituntaskan.


Hasil-hasil mengecewakan yang belakangan diraih membuat Rossi disalip pebalap tim satelit Yamaha, Fabio Quartararo di klasemen sementara MotoGP. Rossi kini menjadi pebalap tim pabrikan terburuk di tujuh besar usai hanya mendulang 145 poin.

Burgess pernah membantu Rossi memenangi tujuh titel juara dunia sejak di kelas 500 cc. Burgess sedih mantan kliennya itu mengalami situasi sulit seperti sekarang.

"Mungkin karena dia berada di sini terlalu lama. Hal yang membuat saya khawatir, dan ini menyedihkan karena dia finis balapan di posisi yang sama seperti posisi di kualifikasi," Burgess mengatakan kepada Motogp.com.au.
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Balada Valentino Rossi: Hat-trick Terjatuh Lalu Positif Corona"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com