detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 28 Jul 2020 06:00 WIB

MotoGP Andalusia: Vinales Megap-megap Saat di Belakang Rossi

Bayu Baskoro - detikSport
JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - JULY 26:   Maverick Vinales of Spain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team leads the field during the MotoGP race during the MotoGP of Andalucia - Race at Circuito de Jerez on July 26, 2020 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Maverick Vinales finis di depan Valentino Rossi pada MotoGP Andalusia 2020. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jerez -

Maverick Vinales menceritakan pengalamannya bertarung dengan Valentino Rossi di MotoGP Andalusia. Dia kesulitan bernapas saat berada di belakang The Doctor.

Vinales dan Rossi saling bersaing kala mengikuti MotoGP Andalusia yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Minggu (26/7/2020) malam WIB. Di awal-awal balapan, Rossi sempat menyalip rekan setimnya di tim Monster Energy Yamaha itu dan menduduki posisi kedua di belakang Fabio Quartararo.

Pada lap ke-10, Vinales sempat melorot ke posisi keenam usai disalip Francesco Bagnaia, Jack Miller dan Franco Morbidelli. Namun pada beberapa lap selanjutnya, ketiga pebalap tersebut tak bisa melanjutkan lomba dan membuat Vinales kembali ke urutan tiga di belakang Rossi.

Rider berjuluk Top Gun itu terus menempel Rossi hingga menjelang balapan berakhir. Pada lap ke-24, Vinales mampu menyalip The Doctor dan merebut posisi kedua hingga garis finis, serta menjadi runner-up di bawah Quartararo yang menjadi kampiun MotoGP Andalusia 2020.

Setelah balapan berakhir, Vinales mengungkapkan kesulitannya saat menjalani perlombaan di Sirkuit Jerez. Pebalap asal Spanyol itu menyebut kondisi cuaca yang panas, hingga mencapai 40 derajat Celsius di lintasan, sangat menguras tenaganya.

Tidak hanya itu, duelnya saat menghadapi Rossi sampai menyebabkan dirinya megap-megap. Selain karena cuaca panas, Vinales juga kesulitan bernapas lantaran berada terlalu dekat dengan mesin motor Rossi saat dirinya berupaya menyalip rider 41 tahun tersebut.

"Sebenarnya dalam perlombaan kali ini sulit untuk bernapas. Pertama di lap kesatu saya mencoba menyalip Fabio agar bisa menghirup udara bebas karena saya merasa sangat kuat dengan motor saya," kata Vinales, dikutip dari Autosport.

"Kemudian saya melebar [di Turn 13] dan Vale menyalip saya dan saya tak bisa melakukan apa-apa. Selanjutnya saya tertahan di belakang Vale, saya kesulitan bernapas di sebagian besar lap dan saya merasa hancur," sambungnya.

"Saya tidak tahu mengapa, mungkin itu karena panas yang datang dari motor orang lain. Namun rasanya saya ingin balapan segera disudahi,".

"Saya tak bisa berbuat lebih banyak. Saya menyimpan tenaga untuk lima lap terakhir dan saya memacu diri sampai akhir hingga menemukan ritme kembali," demikian kata Vinales.

Podium runner-up di MotoGP Andalusia menjadi yang kedua kalinya buat Vinales di dua perlombaan awal MotoGP 2020. Hasil itu membuatnya kini mengoleksi 40 poin di tempat kedua, terpaut 10 poin dari Quartararo di puncak klasemen sementara.



Simak Video "Vinales Tercepat di Latihan Bebas I MotoGP Andalusia 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com