detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 21 Agu 2020 17:19 WIB

Johann Zarco Dihukum atas Insiden Horor MotoGP Austria 2020

Kris Fathoni W - detikSport
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 13: Johann Zarco of France and Reale Avintia Racing looks on during the press conference pre-event during the MotoGP Of Austria - Previews at Red Bull Ring on August 13, 2020 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Johann Zarco Dihukum akibat Insiden Horor MotoGP Austria 2020. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Johann Zarco dinyatakan bersalah dalam insiden horor di sirkuit Red Bull Ring pada MotoGP Austria 2020 akhir pekan lalu, yang turut melibatkan Franco Morbidelli.

Steward FIM MotoGP telah memanggil Johann Zarco dan Franco Morbidelli pada hari Kamis (20/8) kemarin untuk mendengarkan kesaksian dari kedua rider tersebut. Mereka juga meninjau ulang seluruh bukti-bukti video.

Pada prosesnya steward memutuskan bahwa, "Ada bukti mengenai cara berkendara yang tak bertanggung jawab dari Johann Zarco, yang berujung pada penalti."

"Pebalap Prancis itu akan mengawali balapan MotoGP yang berikutnya ia ikuti dari pitlane," lanjut keterangan resmi panelis steward yakni Bill Cumbow, Freddie Spencer, dan Ralph Bohnhorst.

Hukuman start dari jalur pit itu terjadi setelah Zarco dan Morbidelli terlibat insiden kecepatan tinggi dalam balapan di sirkuit Red Bull Ring pada akhir pekan lalu.

Johann Zarco dan Franco Morbidelli sama-sama tak bisa lagi melanjutkan balapan walaupu tidak mengalami cedera parah dalam insiden tersebut. Tapi motor keduanya sempat melayang lewat di lintasan dan nyaris mengenai Valentino Rossi dan Maverick Vinales yang saat itu melintas dengan kecepatan tinggi.

Zarco dianggap bertanggung jawab atas insiden horor tersebut. Rider Avintia Racing itu dianggap nyelonong masuk ke jalur motor Franco Morbidelli sehingga akhirnya ditabrak di Turn 3 saat balapan menyisakan 20 lap lagi.

Johann Zarco juga dapat kecaman akibat gaya balapannya yang dianggap berbahaya. Morbidelli bahkan menuding pebalap 30 tahun itu sebagai 'setengah pembunuh' yang dianggapnya tak memikirkan keselamatan orang lain.

Insiden horor MotoGP Austria 2020 tersebut sekaligus memunculkan kerisauan mengenai aspek keselamatan di sirkuit Red Bull Ring, mengingat balapan MotoGP Styria 2020 akhir pekan ini masih dihelat di sirkuit tersebut.

(krs/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com