detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 27 Sep 2020 14:00 WIB

Urusan Rem yang Bikin Dovizioso Frustrasi Banget

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 15:Andrea Dovizioso of Italy and Ducati Team greets and heads down a straight during the MotoGP Of Tests In Misano at Misano World Circuit on September 15, 2020 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Andrea Dovizioso frustrasi dengan masalah rem. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta -

Andrea Dovizioso harus memulai MotoGP Catalunya dari posisi 17. Persoalan rem masih menghambatnya untuk kompetitif di baris terdepan.

Dovizioso menuntaskan sesi kualifikasi MotoGP Catalunya di posisi 17. Catatan waktu terbaiknya adalah satu menit 40,109 detik, satu detik lebih dari catatan Franco Morbidelli yang merebut pole.

Start dari posisi belakang bikin rider Ducati itu diperkirakan bakal kesulitan mempertahankan keunggulan di klasemen kejuaraan dunia MotoGP 2020. Ia saat ini ada di puncak klasemen dengan 84 poin, hanya satu poin saja di depan Fabio Quartararo dan Maverick Vinales.

Quartararo dan Vinales akan start dari posisi dua dan lima secara berurutan. Dovizioso mengakui sangat frustrasi dengan situasinya, di mana pengereman masih jadi persoalan utama.

"Saya masih kesulitan dalam pengereman. Ini sangat bikin frustrasi, karena begitu sulit buat saya untuk mengerem dengan cara yang benar dengan ban ini. Dan itu adalah satu-satunya alasan saya ada di belakang. Di tikungan, di jalur keluar tikungan, saya cukup bagus," ungkap Dovizioso dikutip Crash.

Pebalap asal Italia itu juga heran urusan pengereman belum juga teratasi memasuki seri kedelapan di musim ini. Padahal masalah ini sudah dirasakan praktis sejak balapan pertama.

Bukan tanpa alasan Dovizioso baru dua kali naik podium kendati memimpin klasemen. Ia finis ketiga di Jerez pada MotoGP Spanyol, lalu juara di Red Bull Ring pada MotoGP Austria.

Sisanya? Ia finis keenam di MotoGP Andalusia, di posisi 11 pada MotoGP Republik Ceko, finis kelima di MotoGP Styria, lalu ketujuh dan kedelapan di MotoGP San Marino dan MotoGP Emilia Romagna.

"Selama tiga tahun terakhir, kami banyak bekerja dengan data dan kami mampu berkembang dan beradaptasi dengan ban, gaya menunggangi motor, dengan para pesaing. Tapi mengerem dengan ban ini, itu sepenuhnya berbeda dan sangat-sangat sulit buat saya," sambung Dovizioso.

"Dan itu adalah alasan kenapa saya belum secepat itu. Sungguh mengesalkan. Saya rasa ini bukan soal lintasannya, karena kami sudah banyak berganti lintasan dan merasakan daya cengkeram berbeda."

"Persoalannya adalah beradaptasi dengan ban. Saya tak tahu juga sih. Saya sebelumnya memperkirakan akan jauh lebih baik di momen ini pada kejuaraan," tandasnya.

(raw/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com