detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 09 Okt 2020 21:10 WIB

Indonesia Bakal Punya Tim Balap di Moto2 dan Moto3 2021?

Mohammad Resha Pratama - detikSport
PHILLIP ISLAND, AUSTRALIA - OCTOBER 28:  Francesco Bagnaia of Italy and Sky Racing Team VR46 leads the field during  the Moto2 race during the MotoGP of Australia - Race during the 2018 MotoGP of Australia at Phillip Island Grand Prix Circuit on October 28, 2018 in Phillip Island, Australia.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Ilustrasi balapan Moto2 (Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta -

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membentuk tim yang akan turun di gelaran Moto2 dan Moto3 tahun depan. Tim segera mencari pebalap yang akan turun di sana.

Indonesia ditunjuk menggelar ajang balap MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, tahun depan. Ini jadi kali pertama MotoGP Kembali dihelat di Tanah Air setelah terakhir tahun 1996.

Sirkuit Mandalika dipersiapkan untuk menjamu para pebalap top MotoGP seperti Marc Marquez, Valentino Rossi, Maverick Vinales, Andrea Dovizioso, dan lainnya. Meski demikian, Indonesia tak mau jadi "penonton" saja di rumah sendiri.

Oleh karenanya, Indonesia membentuk tim MotoGP bernama Indonesia Racing Team yang bisa disebut juga Tim Merah-Putih. Tim ini nantinya akan diisi oleh para pebalap yang akan turun di ajang Moto2 dan Moto3.

Indonesia Racing Team diketuai oleh Muhammad Rapsel Ali dan sudah memberikan laporan perkembangannya kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, di Kantor Kemenpora, Jumat (9/10/2020)

Diharapkan nantinya para pebalap Indonesia tak cuma turun di seri Mandalika, tapi di seluruh seri. Untuk ajang balap motor tahun ini, Indonesia cuma diwakili Andi Farid Izdihar di IDEMITSU Honda Team Asia di kelas Moto2.

"Tim akan dipimpin Rapsel Ali dengan pembalap-pembalap Indonesia terbaik yang berpotensi membuat kejutan di ajang Moto2 dan Moto3. Kita tidak ingin hanya sukses sebagai tuan rumah di seri Mandalika. Tapi ambil bagian di seluruh seri sebagai bukti keseriusan membangun tim balap kelas dunia," jelas Zainuddin dalam rilis kepada detikSport.

Sementara itu Rapsel Ali berharap dukungan dari semua pihak agar pembalap Indonesia bisa maksimal dalam ajang bergengsi ini. Dengan dukungan semua pihak, dia yakin rider tanah air bisa menunjukkan prestasinya.

Kemenpora-MotoGP IndonesiaKemenpora-MotoGP Indonesia Foto: dok.Kemenpora

"Pembalap Indonesia akan turun di seluruh seri Moto2 dan Moto3 pada musim 2021. Makanya, pabrikan wajib mendukung sepenuhnya. Apalagi pasar otomotif nasional memang sangat besar," kata Rapsel yang juga Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Nasdem itu.

Pria yang juga menjabat Ketua Humas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) pusat ini meminta para pebalap memanfaatkan kesempatan tampil sebaik mungkin. Adanya sirkuit yang bagus, seperti Mandalika bisa membuat pebalap Indonesia meningkatkan porsi latihan.

"Jadi ini benar-benar kesempatan emas karena kita sudah memiliki sirkuit bertaraf internasional dan tahun depan sudah digunakan untuk balapan MotoGP," tutupnya.

Sirkuit Mandalika dibangun sejak 2016 dan dipastikan siap dipakai sebelum ujicoba pada Maret mendatang. MotoGP Indonesia rencananya dihelat pertengahan tahun depan.

(mrp/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com