detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 15 Okt 2020 09:05 WIB

MotoGP 2020 Tanpa MM93, Kamu Tim Casey Stoner atau Tim Joan Mir?

Kris Fathoni W - detikSport
BARCELONA, SPAIN - SEPTEMBER 24: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Honda speaks with journalists in paddock during the MotoGP of Catalunya: Previews at Circuit de Barcelona-Catalunya on September 24, 2020 in Barcelona, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Tanpa Marc Marquez, MM93, apa iya MotoGP 2020 jadi kurang sip? (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Joan Mir tak terima dengan komentar Casey Stoner soal persaingan gelar juara dunia MotoGP 2020 jadi kurang sip karena Marc Marquez masih absen. Menurut kamu?

Pada awal bulan lalu, Stoner yang merupakan juara dunia MotoGP dua kali melontarkan sebuah komentar yang ia tahu persis bisa memantik kontroversi.

Dalam acara podcast In the Fast Lane, mantan rider asal Australia itu ditanya apakah absennya Marc Marquez sudah menurunkan nilai persaingan berebut gelar juara dunia di MotoGP 2020. "Di sini aku bisa bisa mengawali sebuah kontroversi, tapi aku sepenuhnya setuju," jawabnya.

Menurut Stoner, tanpa Marc Marquez yang cedera pada seri pertama dan belum bisa balapan lagi sampai saat ini, para rider yang biasanya tak masuk hitungan jadi bisa silih-berganti naik podium teratas. Level persaingan bakal berbeda halnya andaikata ada MM93.

"Marc adalah seorang pebalap terdepan dan bikin kejuaraan dunia naik satu level. Ketika aku masih membalap ada Valentino (Rossi), Jorge (Lorenzo), dan Dani (Pedrosa) yang praktis berada di depan menjauhkan posisinya dari yang lain. Saat ini mereka tidak memiliki rider seperti itu, yang dapat memperlihatkan apa yang seharusnya dilakukan setiap pekan, dengan tingkat konsistensi sepanjang musim," tutur Casey Stoner dalam wawancara tersebut.

Stoner juga menambahkan, adanya pandemi saat ini sudah membuat sejumlah sirkuit menggelar dua seri balapan. Ia menyebut hal itu turut membentuk pola pikir para rider; jika tak oke-oke amat pada satu race, masih bisa diperbaiki pada seri berikutnya.

Faktanya, sembilan seri MotoGP 2020 memang sudah menghadirkan tujuh pemenang berbeda. Empat di antaranya bahkan baru musim ini meraih kemenangan di kelas primer.

Namun, pendapat Casey Stoner mengenai absennya Marc Marquez sudah bikin persaingan berebut gelar juara dunia MotoGP 2020 jadi kurang greget tentu dapat diperdebatkan. Joan Mir, yang menempati posisi kedua klasemen MotoGP 2020 untuk sementara bahkan terang-terangan tidak sepakat dengan pendapat tersebut. Ia tak terima dan menyindir balik Stoner.

"Enak sekali bicara dari luar, (karena) ia sudah pensiun dan semacam itu. Yang tidak saya pahami adalah, secara teorinya, Casey sudah tak ada lagi di sini kan? Tapi ia cuma muncul untuk memberi komentar semacam ini. Aku tak mengerti."

"Biarkan saja ia bicara semaunya, memberikan pendapatnya. Dari rumah, duduk di sofa, tempat yang sangat nyaman," tutur Mir menyindir, dalam wawancara dengan Marca pada awal pekan ini.

Mir berargumentasi, saat Marc Marquez meraih gelar juara dunia pertama di MotoGP pun ada rival yang cedera. "Sepertinya hal serupa terjadi pada gelar juara dunia pertamanya Marquez, saat Pedrosa dan Lorenzo sedang cedera. Tapi itu kan tak berarti gelar juara dunia raihannya jadi kurang berharga. Sama sekali tidak, itu pastinya tetap berharga karena jadi yang pertama buatnya."

Nah, kalau pendapat detikers sendiri bagaimana, setuju sama Casey Stoner atau Joan Mir terkait dengan absennya MM93 di MotoGP 2020 sejauh ini?

(krs/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com